Penelitian ini menganalisis pengaruh pembinaan akhlak melalui mentoring (regulasi internal) dan kualitas relasi guru-siswa (regulasi eksternal) terhadap rasa aman psikologis siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori yang dilengkapi dengan analisis teoretis. Data kuantitatif dikumpulkan dari 35 responden melalui teknik purposive sampling dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda, yang kemudian didiskusikan secara komprehensif bersama temuan-temuan literatur relevan. Hasil regresi linear berganda menunjukkan model memiliki nilai R2 = 0,672 (simultan signifikan). Secara parsial, mentoring akhlak berpengaruh dominan dan signifikan terhadap rasa aman siswa (β = 0,624; p < 0,05), sedangkan relasi guru-siswa berpengaruh positif namun tidak signifikan (β = 0,429; p > 0,05). Elaborasi kualitatif mengungkap paradoks bahwa kedekatan relasional eksternal bersifat rapuh jika tidak diikat oleh jangkar internalisasi nilai moral siswa. Novelty riset ini terletak pada integrasi ketahanan karakter Islam (riyadhah) dan psikologi kelekatan modern dalam merekonstruksi model keamanan sekolah (school safety).
Copyrights © 2026