Kesenjangan antara kesadaran guru akan pentingnya keterampilan 4C (Critical Thinking, Creativity, Collaboration, Communication) dan kemampuan operasional untuk mengintegrasikannya dalam Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) menjadi tantangan utama dalam PAUD. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menganalisis skenario pembelajaran PjBL yang dapat menjadi model konkret untuk menutup kesenjangan kompetensi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan tahap analisis kebutuhan berdasarkan studi literatur dan desain produk. Skenario pembelajaran dirancang untuk tema "Hujan" dengan menggunakan media loose parts bahan alam, yang kemudian dianalisis secara kualitatif untuk menguji kelayakan dan keterkaitannya dengan kerangka 4C serta indikator RPPH yang operasional. Dihasilkan sebuah skenario pembelajaran PjBL lima tahap yang terstruktur (Pemantik, Perencanaan, Pelaksanaan, Presentasi, Refleksi) beserta contoh indikator RPPH yang spesifik dan teramati untuk setiap aspek 4C. Analisis menunjukkan bahwa skenario ini secara efektif mengatasi perencanaan deklaratif dengan indikator perilaku yang tertanam di setiap fase, menyeimbangkan integrasi 4C melalui eksperimen dan pemecahan masalah nyata, serta menyediakan kerangka penilaian proses yang terstruktur melalui observasi perilaku. Penggunaan loose parts berfungsi sebagai katalisator multidimensi yang mendorong inkuiri, kolaborasi, dan ekspresi kreatif anak
Copyrights © 2026