Kebakaran hutan dan lahan merupakan salah satu permasalahan yang dapat memberikan dampak terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat. Petani hutan sebagai masyarakat yang melakukan aktivitas di sekitar kawasan hutan perlu memiliki pengetahuan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kebakaran. Salah satu sarana yang dapat digunakan untuk menangani kebakaran pada tahap awal adalah Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Namun, keberadaan APAR perlu didukung dengan pengetahuan mengenai fungsi, jenis, dan prosedur penggunaannya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dasar petani hutan mengenai APAR serta meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kebakaran. Kegiatan dilaksanakan di Desa Batu Mekar, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, melalui metode sosialisasi, penyampaian materi, pengenalan jenis APAR, demonstrasi penggunaan, dan diskusi. Materi yang diberikan meliputi pengenalan bahaya kebakaran, fungsi APAR, jenis APAR, karakteristik media pemadam, bagian-bagian APAR, serta prosedur dasar penggunaan APAR menggunakan prinsip Pull, Aim, Squeeze, dan Sweep (PASS). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai fungsi, jenis, dan prosedur dasar penggunaan APAR. Penggunaan APAR sebagai alat peraga dalam demonstrasi membantu peserta memahami materi secara lebih konkret. Kegiatan juga menunjukkan partisipasi peserta yang baik selama proses sosialisasi. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan petani hutan dan mendorong keterlibatan masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanganan kebakaran pada tahap awal.
Copyrights © 2026