ABSTRACT Elementary school Pendidikan Pancasila learning requires media that can present learning materials in a concrete form so that students can develop their understanding more easily during the learning process. This study aims to describe the implementation of pop-up book media and the improvement of students’ understanding in Pendidikan Pancasila learning for Grade IV students at SD Negeri 078448 Ewo Tuhemberua. This study employed a classroom action research (CAR) method conducted in two cycles, with each cycle consisting of planning, action implementation, observation, and reflection stages. The research subjects consisted of 18 Grade IV students. Data were collected through observations and cycle tests and then analyzed using descriptive quantitative techniques. The results showed that in Cycle I, 10 students achieved mastery, with a mean score of 61.72 and a mastery percentage of 56%. Following instructional improvements in Cycle II, the number of students who achieved mastery increased to 16, with a mean score of 87.55 and a mastery percentage of 89%. This achievement exceeded the predetermined success indicator, namely that at least 70% of students should obtain a minimum score of 70. Therefore, the implementation of pop-up book media in this study can serve as an alternative learning medium that supports the improvement of students’ understanding in Pendidikan Pancasila learning. ABSTRAK Pembelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar membutuhkan media yang mampu menghadirkan materi secara konkret agar peserta didik lebih mudah membangun pemahaman selama proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan media pop-up book dan peningkatan pemahaman peserta didik pada pembelajaran Pendidikan Pancasila kelas IV SD Negeri 078448 Ewo Tuhemberua. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 18 peserta didik kelas IV. Data diperoleh melalui observasi dan tes pada setiap siklus, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I terdapat 10 peserta didik yang mencapai ketuntasan dengan nilai rata-rata 61,72 dan persentase ketuntasan 56%. Setelah dilakukan perbaikan pembelajaran pada siklus II, jumlah peserta didik yang tuntas meningkat menjadi 16 orang, dengan nilai rata-rata 87,55 dan persentase ketuntasan mencapai 89%. Capaian tersebut melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan, yaitu sekurang-kurangnya 70% peserta didik memperoleh nilai minimal 70. Dengan demikian, penerapan media pop-up book dalam penelitian ini dapat menjadi alternatif pembelajaran yang mendukung peningkatan pemahaman peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila.
Copyrights © 2026