Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan
Vol 13, No 9 (2026): Volume 13 Nomor 9

Pengaruh Pemberian Makanan Tambahan Biskuit Energi Protein terhadap Peningkatan Berat Badan Balita Gizi Kurang Usia 12–36 Bulan di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Kalipare

Alfitri Imas Pradefi (Program Studi Kebidanan, Fakultas Ilmu Kesehatan, ITSK RS dr. Soepraoen, Malang, Indonesia)
Anik Sri Purwanti (Program Studi Kebidanan, Fakultas Ilmu Kesehatan, ITSK RS dr. Soepraoen, Malang, Indonesia)
Rifzul Maulina (Program Studi Kebidanan, Fakultas Ilmu Kesehatan, ITSK RS dr. Soepraoen, Malang, Indonesia)



Article Info

Publish Date
29 Sep 2026

Abstract

Masalah gizi kurang pada balita masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang dapat memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Salah satu intervensi yang dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut adalah pemberian makanan tambahan berupa biskuit energi protein. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian makanan tambahan biskuit energi protein terhadap status antropometri berdasarkan berat badan menurut umur pada balita gizi kurang usia 12–36 bulan di Posyandu wilayah kerja Puskesmas Kalipare. Penelitian menggunakan desain pra-eksperimen dengan pendekatan one-group pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 32 balita gizi kurang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi berupa pemberian satu bungkus biskuit energi protein per hari selama 30 hari berturut-turut. Pengukuran antropometri dilakukan sebelum dan setelah intervensi. Sebelum intervensi, seluruh balita (100%) berada pada kategori gizi kurang berdasarkan indikator berat badan menurut umur. Setelah intervensi, sebanyak 27 balita (84,4%) berada pada kategori normal, sedangkan 5 balita (15,6%) masih berada pada kategori gizi kurang. Rata-rata Z-score berat badan menurut umur meningkat dari −2,4822 sebelum intervensi menjadi −1,7553 setelah intervensi. Hasil uji paired-samples t-test menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna antara pengukuran sebelum dan setelah intervensi (t = −32,439; df = 31; p 0,001). Hasil tersebut menunjukkan adanya perbaikan Z-score berat badan menurut umur setelah pemberian biskuit energi protein selama 30 hari pada balita gizi kurang. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan kelompok kontrol, memperpanjang durasi intervensi, serta mempertimbangkan faktor perancu seperti asupan makanan harian dan riwayat penyakit infeksi.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

kesehatan

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Health Professions Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal Ilmu Kedokteran dan kesehatan (JIKK) menyediakan platform untuk mempublikasikan artikel bidang Kedokteran dan kesehatan yang meliputi: kedokteran komunitas: epidemiologi penyakit, promosi kesehatan kedokteran keluarga pendidikan kedokteran kedokteran klinis: pediatrik, endokrin, reproduksi, ...