Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan
Vol 13, No 9 (2026): Volume 13 Nomor 9

Daya Hambat Ekstrak Kulit Durian Lokal Desa Pakis (Durio zibethinus Murr.) terhadap Pertumbuhan Candida albicans

Ayu Mashartini Prihanti (Bagian Ilmu Penyakit Mulut, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Jember)
Vanesha Santoso (Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Jember)
Depi Praharani (Bagian Periodonsia, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Jember)
Leni Rokhma Dewi (Bagian Ilmu Penyakit Mulut, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Jember)



Article Info

Publish Date
29 Sep 2026

Abstract

Candida albicans merupakan jamur menyerupai ragi yang dikaitkan dengan infeksi rongga mulut. Meskipun nistatin efektif, eksplorasi terhadap bahan alam terus meningkat. Kulit durian, khususnya bagian mesokarpium dan endokarpium, masih kurang dimanfaatkan meskipun mengandung senyawa bioaktif. Durian lokal Desa Pakis dipilih karena ketersediaannya dan pemanfaatannya yang masih terbatas di sektor kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya hambat ekstrak kulit durian lokal Desa Pakis dengan konsentrasi 12,5%, 25%, 50%, dan 100% terhadap C. albicans serta menentukan konsentrasi dengan daya hambat terbesar. Penelitian eksperimental laboratoris ini menggunakan rancangan post-test only control group design. Daya hambat ekstrak kulit durian terhadap C. albicans diamati menggunakan metode difusi cakram. Konsentrasi ekstrak yang diuji adalah 12,5%, 25%, 50%, dan 100%, dengan nistatin sebagai kontrol positif dan akuades steril sebagai kontrol negatif. Hambatan pertumbuhan ditentukan dengan mengukur diameter zona hambat. Analisis data menunjukkan ada perbedaan signifikan pada zona hambat antar kelompok perlakuan, kecuali konsentrasi 12,5%, 25%, dan kontrol negatif. Ekstrak kulit durian pada konsentrasi 50% dan 100% menunjukkan daya hambat terhadap pertumbuhan C. albicans. Konsentrasi yang lebih tinggi menghasilkan zona hambat yang lebih besar, dengan efek paling besar terbentuk pada konsentrasi 100%, meskipun aktivitasnya masih lebih rendah dibandingkan nistatin. Ekstrak kulit durian lokal Desa Pakis konsentrasi 12,5% dan 25% tidak menunjukkan daya hambat terhadap C. albicans, sedangkan konsentrasi 50% dan 100% menunjukkan daya hambat, dengan konsentrasi 100% menghasilkan daya hambat terbesar.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

kesehatan

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Health Professions Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal Ilmu Kedokteran dan kesehatan (JIKK) menyediakan platform untuk mempublikasikan artikel bidang Kedokteran dan kesehatan yang meliputi: kedokteran komunitas: epidemiologi penyakit, promosi kesehatan kedokteran keluarga pendidikan kedokteran kedokteran klinis: pediatrik, endokrin, reproduksi, ...