Miskonsepsi menjadi salah satu tantangan utama memengaruhi kualitas proses pembelajaran Biologi diSMAN 9 Surabaya, terutama pada materi transportasi tumbuhan. Riset ini bermaksud guna menganalisistingkat miskonsepsi pelajar menggunakan pendekatan Certainty of Response Index (CRI) sertamemahami dampak penerapan pendekatan pembelajaran mind mapping kepada penurunan miskonsepsiserta peningkatan hasil belajar. Pendekatan yang dimanfaatkan yaitu quasi experimental design dengankelompok kontrol dan eksperimen. Instrumen riset berupa tes diagnostik berbasis CRI, angket faktorpenyebab miskonsepsi, dan tes hasil belajar kognitif. Data dianalisis memanfaatkan pengujian validitas,reliabilitas, statistik deskriptif, uji normalitas, homogenitas, uji beda, serta uji hipotesis korelasi. Capaianriset menyatakan mayoritas siswa berada pada kategori miskonsepsi "Not Sure" (84,9%) pada pretest.Faktor dominan penyebab miskonsepsi adalah buku teks yang terlalu kompleks (37,8%). Penerapan mindmapping berpengaruh negatif dan signifikan terhadap miskonsepsi (Pearson correlation -0,441; sig.0,008) dan berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar (Pearson correlation 0,491; sig.0,003). Metode mind mapping efektif menurunkan miskonsepsi dan mengembangkan capaian belajarsiswa dengan effect size 2,038 (very large).
Copyrights © 2026