Penelitian ini dilatarbelakangi oleh temuan observasi awal yang menunjukkan adanya siswa dengan minat belajar rendah, yang terlihat dari kurangnya antusiasme dan partisipasi dalam kegiatan kelas di SDN 1 Anjani. Kondisi lingkungan sekolah, baik dari aspek fisik maupun sosial, diduga menjadi faktor eksternal yang memengaruhi minat tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan yang signifikan antara lingkungan sekolah dengan minat belajar siswa di SDN 1 Anjani. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif korelasional dan desain penelitian metode ex post facto. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SDN 1 Anjani tahun ajaran 2025/2026 yang berjumlah 262 siswa. Dengan menggunakan rumus Slovin pada taraf kesalahan 10%, diperoleh sampel sebanyak 73 siswa yang diambil melalui teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen berupa kuesioner (angket) tertutup dengan skala Likert yang mengukur variabel lingkungan sekolah (fisik, sosial, akademik) dan variabel minat belajar (perhatian, partisipasi, ketekunan). Instrumen kuesioner ini telah diuji validitas dan realibilitasnya. Teknik analisis data yang digunakan meliputi statistik deskriptif, uji prasyarat analisis serta uji hipotesis menggunakan teknik korelasi Spearman Rank melalui bantuan program IBM SPSS Statistics versi 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara lingkungan sekolah dengan minat belajar siswa di SDN 1 Anjani. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Tingkat kekuatan hubungan berada pada kategori hubungan kuat dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,679. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa semakin baik lingkungan sekolah, maka semakin tinggi minat belajar siswa.
Copyrights © 2026