Setiati, Athanasia Dian
Universitas Doktor Nugroho Magetan

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Kreativitas Guru Terhadap Motivasi Belajar Siswa Di SDN Maospati 01 Magetan Setiati, Athanasia Dian
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 5 No. 03 (2025): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Agustus 2025
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v5i03.1723

Abstract

Pengamatan di SDN 01 Maospati masih terdapat siswa yang saat ini mulai merasa jenuh dengan cara mengajar guru yang konvensional. Mereka membutuhkan model pembelajaran yang lebih energik dan kreatif yang mampu membuat suasana kelas menjadi lebih menyenangkan maka diperlukan karakter guru yang professional dalam mendidik dan memotivasi belajar siswanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur serta mengetahui pengaruh dari kreativitas Guru terhadap motivasi belajar Siswa di SDN 01 Maospati Magetan. Metode yang digunakan deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan dari kreativitas Guru terhadap motivasi belajar siswa di SDN 01 Maospati, namun dalam penilaian persepsi siswa pada kreativitas Guru dalam pembelajaran masih dalam kategori sedang pada rata-rata tiap aspek yang dinilai. Untuk hasil penilaian motivasi belajar dalam penelitian ini sangat ditunjang oleh kreativitas Guru sebagai faktor utama karena memiliki pengaruh positif dan signifikan.
Implementation of project-based collaborative learning models to improve students' social skills in elementary schools Maria, Enni; Friani, Devi Anggi; Setiati, Athanasia Dian
Arshaka: Social Sciences and Education Vol 1 No 2 (2025): Arshaka: Pedagogy and Learning Review
Publisher : Creative Smart Visionary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65779/arshaka.v1i2.62

Abstract

This study aims to analyze the application of Project-Based Collaborative Learning (PjBL) in improving students' social skills at Tanjung Waras State Elementary School. Using a quantitative descriptive method, this study involved 25 grade 5 students as a sample, who were tested for social skills through pre-tests and post-tests before and after the implementation of PjBL. Data were collected using questionnaires that measured five aspects of social skills, namely the ability to work together, communicate, solve problems, take initiative, and empathy, as well as observation during project-based learning. The results showed a significant improvement in all aspects of students' social skills, especially in the ability to work together in a team (75%) and communicate effectively (57.7%). This improvement reflects the effectiveness of PjBL in increasing students' social interaction and supporting the development of social skills through collaboration in groups. These findings suggest that PjBL can strengthen students' social abilities beyond their academic abilities, which is important for their future lives. The implication of this study is the importance of integrating PjBL in the elementary school curriculum to support the development of students' social skills, which are essential for their success in society.
INTEGRASI PEMBELAJARAN TEMATIK SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN SIKKA MELALUI PEMANFAATAN LINGKUNGAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR PENGUASAAN KONSEP DAN BERPIKIR KREATIF Athanasia Dian Setiati
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 5 (2023): Volume 09 No. 05 Desember 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i5.8345

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar mempengaruhi dua luaran berikut pada siswa sekolah dasar kelas IV di Kabupaten Sikka: (1) penguasaan konsep dan (2) berpikir kreatif dalam pembelajaran tematik integratif. Metodologi yang digunakan adalah penelitian kuasi-eksperimental dengan rancangan kelompok kontrol pretes-postes. Seluruh siswa sekolah dasar kelas IV di Kabupaten Sikka diikutsertakan dalam populasi penelitian. Siswa di SDK Maumere I menerima perlakuan pembelajaran tradisional yang berfokus pada guru dan buku teks, sedangkan siswa kelas IV di SDK Maumere III menerima perlakuan melakukan pembelajaran yang dengan menggunakan lingkungan sekitar sebagai sumber materi. Hal ini dikarenakan sampel penelitian ini dipilih menggunakan teknik pengambilan sampel acak langsung. Tes berpikir kreatif dan penguasaan konsep merupakan salah satu alat penelitian yang digunakan. Uji Box'M digunakan untuk menguji homogenitas data, dan metode Kolmogorov-Smirnov digunakan untuk menguji normalitas. Langkah awal dalam prosedur pengujian hipotesis yang digunakan untuk menilai data adalah uji MANOVA menggunakan rumus Hotteling T2 dan uji beda rerata univariat menggunakan uji-t sampel independen. Penggunaan lingkungan sebagai sumber belajar memengaruhi penguasaan konsep dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, penggunaan lingkungan sebagai sumber belajar memengaruhi berpikir kreatif dengan nilai signifikansi 0,037 < 0,05, dan penggunaan lingkungan sebagai sumber belajar memengaruhi penguasaan konsep dan berpikir kreatif secara simultan dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, berdasarkan temuan penelitian tentang pembelajaran tematik siswa sekolah dasar kelas IV di Kabupaten Sikka.
PEMANFAATAN LINGKUNGAN SEKITAR SEBAGAI SUMBER BELAJAR TERHADAP PENGUASAAN KONSEP DAN BERPIKIR KREATIF PADA PEMBELAJARAN TEMATIK INTEGRATIF SISWA KELAS IV SD KABUPATEN SIKKA Athanasia Dian Setiati; Devi Anggi Friani; Erlina Yuliastuti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.48745

Abstract

This study investigated the effect of using the surrounding environment as a learning resource on concept mastery and creative thinking among fourth-grade students in Sikka Regency. A quasi-experimental design with a pretest-posttest control group was applied. The population included all fourth-grade students in the area, with SDK Maumere I serving as the control group receiving traditional teacher-centered instruction, and SDK Maumere III as the experimental group using the environment as a learning resource. Samples were selected through simple random sampling. Research instruments included tests measuring creative thinking and concept mastery. Data were analyzed for homogeneity using Box’s M test and for normality using the Kolmogorov-Smirnov method. Hypotheses were tested using independent sample t-tests for univariate mean differences and MANOVA with Hotelling T² for multivariate effects. Results indicated that environmental-based learning significantly improved concept mastery (p = 0.000), enhanced creative thinking (p = 0.037), and positively affected both outcomes simultaneously (p = 0.000). The findings suggest that integrating the environment into thematic learning can effectively promote both conceptual understanding and creative skills in elementary students.
PELATIHAN TEKNIK DASAR TENUN IKAT BERBASIS PEWARNA ALAM UNTUK MENINGKATKAN LITERASI IPAS SISWA SEKOLAH DASAR Athanasia Dian Setiati; Devi Anggi Friani
Masyarakat: Jurnal Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2026)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/m-jp.v3i2.838

Abstract

Tenun ikat Sikka memuat pengetahuan sosial, ekologis, estetis, dan ekonomi masyarakat lokal. Namun, pengetahuan tentang bahan pewarna alam dan makna sosial tenun belum banyak dimanfaatkan sebagai sumber belajar IPAS di sekolah dasar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi IPAS, keterampilan proses sains, dan sikap peduli budaya siswa kelas IV melalui pelatihan teknik dasar tenun ikat berbasis pewarna alam. Kegiatan dilaksanakan di Sanggar Tenun Ikat Lepo Lorun, Kabupaten Sikka, dengan pendekatan service learning berbasis kearifan lokal dan desain evaluasi one-group pretest-posttest. Peserta kegiatan terdiri atas 27 siswa kelas IV. Data dikumpulkan melalui tes literasi IPAS, rubrik keterampilan proses, angket sikap peduli budaya, observasi, dokumentasi produk, dan wawancara singkat. Validitas isi instrumen dianalisis menggunakan Aiken's V, sedangkan reliabilitas dianalisis menggunakan Cronbach's Alpha. Data kuantitatif dianalisis dengan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, paired sample t-test, N-gain, dan Cohen's dz. Hasil menunjukkan peningkatan skor literasi IPAS dari 62,37 menjadi 84,78. Uji paired t-test menunjukkan perbedaan signifikan, t (26) =12,20, p<0,001. N-gain sebesar 0,60 berada pada kategori sedang, sedangkan Cohen's dz sebesar 2,35 menunjukkan efek yang sangat besar. Instrumen memperoleh Aiken's V 0,84-0,92 dan Cronbach's Alpha 0,86-0,90. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pewarna alam tenun ikat Sikka efektif menjadi media kontekstual untuk mengintegrasikan IPA, IPS, pendidikan karakter, dan pelestarian budaya lokal di sekolah dasar.