ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin
Vol. 4 No. 9 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, September 2026

Literature Review: Pencetakan Tiga Dimensi (Three-Dimensional Printing) untuk Pembuatan Prostesis: Tinjauan Literatur tentang Manfaat Klinis, Tantangan Implementasi, dan Perspektif Etika Islam

Rafly Ilmansyah (Mahasiswa Program Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia)
Dara Ugi Aras (Mahasiswa Program Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia)
Sitti Musafirah (Mahasiswa Program Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia)
Andi Alamsyah Irwan (Mahasiswa Program Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia)
Muhammad Ihsan Kitta (Mahasiswa Program Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia)
Ihsan Jaya (Mahasiswa Program Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia)



Article Info

Publish Date
30 Sep 2026

Abstract

Kehilangan anggota tubuh akibat trauma, penyakit vaskular, diabetes melitus, dan kelainan kongenital menjadi salah satu penyebab utama disabilitas global. Prostesis konvensional masih memiliki keterbatasan berupa biaya tinggi, waktu produksi lama, dan rendahnya tingkat personalisasi. Teknologi Three-Dimensional Printing (3DP) menawarkan pendekatan inovatif dalam pembuatan prostesis yang lebih cepat, ekonomis, dan sesuai kebutuhan individu. Penelitian ini bertujuan menganalisis manfaat klinis, tantangan implementasi, serta perspektif etika Islam terhadap penggunaan teknologi 3DP dalam pembuatan prostesis. Metode yang digunakan adalah literature review melalui penelusuran artikel pada PubMed, Scopus, ScienceDirect, dan SpringerLink periode 2020–2026. Sebanyak enam artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara naratif. Hasil kajian menunjukkan bahwa 3DP mampu meningkatkan personalisasi, mengurangi biaya produksi, mempercepat fabrikasi, dan meningkatkan kenyamanan pengguna. Tantangan utama meliputi keterbatasan material, regulasi, investasi awal, dan kurangnya bukti klinis jangka panjang. Dalam perspektif Islam, teknologi ini sesuai dengan prinsip maqāṣid al-syarī‘ah, khususnya ḥifẓ al-nafs dan penghilangan kemudaratan. Teknologi 3DP berpotensi menjadi solusi prostetik masa depan dengan dukungan regulasi dan penelitian lanjutan.

Copyrights © 2026