ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin
Vol. 4 No. 9 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, September 2026

Analisis Debit Banjir Menggunakan Pemodelan HEC-HMS pada Daerah Aliran Sungai Bendungan Bagong Kabupaten Trenggalek

Intan Sminesa (Fakultas Teknik dan Sains Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur, Indonesia)
Iwan Wahyudijanto (Fakultas Teknik dan Sains Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur, Indonesia)
Novie Handajani (Fakultas Teknik dan Sains Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur, Indonesia)



Article Info

Publish Date
30 Sep 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik debit puncak banjir pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Bendungan Bagong menggunakan pemodelan HEC-HMS berdasarkan data curah hujan tahun 2010–2024. Penentuan curah hujan wilayah dilakukan menggunakan metode Poligon Thiessen, kemudian analisis frekuensi digunakan untuk memperoleh curah hujan rencana pada berbagai periode ulang. Curah hujan rencana selanjutnya didistribusikan menjadi hujan jam-jaman menggunakan metode Mononobe dan dikonversi menjadi hujan efektif dengan metode Alternating Block Method (ABM) sebagai input pemodelan HEC-HMS. Hasil simulasi menunjukkan bahwa debit puncak banjir meningkat seiring bertambahnya periode ulang hujan. Debit puncak yang dihasilkan untuk periode ulang 2, 5, 10, 25, 50, dan 100 tahun masing-masing sebesar 22,9 m³/detik, 29,0 m³/detik, 33,0 m³/detik, 37,0 m³/detik, 41,5 m³/detik, dan 45,0 m³/detik. Seluruh debit puncak tersebut terjadi pada pukul 13:30 berdasarkan hasil hidrograf simulasi. Peningkatan debit puncak menunjukkan bahwa semakin besar periode ulang hujan, semakin tinggi potensi debit banjir yang terjadi pada DAS Bendungan Bagong. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar dalam evaluasi kapasitas pengendalian banjir dan perencanaan pengelolaan sumber daya air di DAS Bendungan Bagong.

Copyrights © 2026