Abstrak Perilaku seksual pranikah di kalangan Generasi Z menjadi isu yang semakin relevan seiring dengan meningkatnya paparan terhadap media digital dan kuatnya tekanan sosial yang turut memengaruhi pengambilan keputusan seksual remaja. Studi ini bertujuan untuk mengkaji keterkaitan antara Fear of Missing Out (FoMO) dan Psychological Well-being (PWB) dengan perilaku seksual pranikah pada remaja Generasi Z di Kabupaten Sikka. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan melibatkan 400 remaja SMA sebagai sampel, yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Instrumenpengumpulan data meliputi Fear of Missing OutScale, Psychological Well-beingScale, dan Premarital Sexual Permissiveness Scale. Teknik analisis data menggunakan korelasi Pearson serta regresi OLS dengan metode bootstrapping. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa FoMO dan PWB secara bersama-sama memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perilaku seksualpranikah. Secara terpisah, FoMO menunjukkan hubungan positif yang signifikan dengan perilaku seksualpranikah, sedangkan PWB tidak memperlihatkanhubungan yang signifikan.Implikasi hasil penelitian adalah upaya psikoedukasi di sekolah sebaiknya fokus pada pengelolaan FoMO dan literasi digital, alih-alih hanya meningkatkan kesejahteraan psikologis. Kata Kunci: Fear of Missing Out, Psychological Well-being, Perilaku Seksual Pranikah, Generasi Z AbstractPremarital sexual behavior among Generation Z has emerged as a growing concern, particularly due to the widespread access to digital media and the heightened social pressures that shape adolescent sexual decision-making. This research aimed to examine the association between Fear of Missing Out (FoMO) and Psychological Well-being (PWB) with premarital sexual behavior among Generation Z adolescents in Sikka Regency. A quantitative correlational design was employed, involving 400 high school students selected through purposive sampling. Data were gathered using the Fear of Missing Out Scale, the Psychological Well-being Scale, and the Premarital Sexual Permissiveness Scale. Statistical analysis was conducted using Pearson correlation and OLS regression with bootstrapping techniques. The findings revealed that FoMO and PWB together exerted a significant simultaneous influence on premarital sexual behavior. Specifically, FoMO demonstrated a significant positive correlation with premarital sexual behavior, whereas PWB did not show a significant association. The practical implication of this study includes the implementation of school-based psychoeducation programs that emphasize FoMO management and digital literacy, rather than focusing exclusively on enhancing Psychological Well-being. Keywords: Fear of Missing Out, Psychological Well-being, Premarital Sexual Behavior, Generation Z
Copyrights © 2026