Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan
Vol 5 No 1 (2026): Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan (November)

Pengaruh Penggunaan Aplikasi Pelacak Menstruasi Terhadap Self-Care Kesehatan Reproduksi Remaja Di SMK Karya Jaya Samosir: The Influence of Using Menstrual Tracking Applications on Adolescent Reproductive Health Self-Care at SMK Karya Jaya Samosir

Rika Despina (Universitas Deztron Indonesia)
Puji Astutik (STIKes Satria Bhaksti Nganjuk)
Sesca Diana Solang (Poltekkes Kemenkes Manado)
Fonnie Kuhu (Poltekkes Kemenkes Manado)
Yan Deivita (Poltekkes Kemenkes Manado)



Article Info

Publish Date
10 Oct 2026

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja merupakan bagian penting dalam pembangunan kesehatan karena masa remaja merupakan periode perkembangan biologis dan psikososial yang membutuhkan kemampuan untuk mengenali, memantau, dan merawat kesehatan reproduksi secara mandiri. Salah satu bentuk teknologi kesehatan digital yang berkembang adalah aplikasi pelacak menstruasi yang memungkinkan pengguna mencatat siklus menstruasi, gejala, dan perubahan yang berkaitan dengan menstruasi. Pemanfaatan teknologi tersebut berpotensi mendukung perilaku self-care kesehatan reproduksi remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan penggunaan aplikasi pelacak menstruasi dengan self-care kesehatan reproduksi remaja di SMK Karya Jaya Samosir. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh siswi yang telah mengalami menarche dan memenuhi kriteria penelitian. Sebanyak 50 responden diikutsertakan sebagai sampel menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner karakteristik responden, penggunaan aplikasi pelacak menstruasi, dan self-care kesehatan reproduksi. Instrumen penelitian telah melalui uji validitas dan reliabilitas sebelum digunakan. Analisis data meliputi analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α=0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 29 responden (58,0%) menggunakan aplikasi pelacak menstruasi secara rutin dan 21 responden (42,0%) tidak rutin. Sebanyak 27 responden (54,0%) memiliki self-care kesehatan reproduksi dalam kategori baik, sedangkan 23 responden (46,0%) berada dalam kategori kurang baik. Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara penggunaan aplikasi pelacak menstruasi dengan self-care kesehatan reproduksi remaja (p=0,002). Responden yang menggunakan aplikasi secara rutin memiliki proporsi self-care kategori baik yang lebih tinggi dibandingkan responden yang tidak rutin menggunakan aplikasi. Pemanfaatan aplikasi pelacak menstruasi dapat menjadi salah satu media pendukung dalam meningkatkan kesadaran dan praktik perawatan diri kesehatan reproduksi remaja, dengan tetap memperhatikan literasi digital dan keamanan data pribadi

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

Barongko

Publisher

Subject

Education Engineering Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan (BaJIK) adalah jurnal peer-review nasional yang diterbitkan oleh Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia. Jurnal Ilmu Kesehatan ini bersifat open access atau akses terbuka serta bertujuan untuk berbagi dan mempromosikan kualitas layanan masyarakat dengan menerapkan ...