Many elementary school students still struggle with learning subtraction involving regrouping (borrowing). This topic requires an understanding of place value concepts, accuracy, and the ability to apply the steps of vertical subtraction using the regrouping technique. This study aims to describe the difficulties in learning this topic and the factors contributing to these difficulties among third-grade students at SDN Ngarus 02 Pati. A qualitative descriptive approach was employed, with the study subjects comprising the third-grade teacher and 29 third-grade students. Data collection techniques included tests, interviews, observations, questionnaires, and documentation. Data validity was verified through technique and source triangulation, while data analysis involved data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results indicate that the majority of students still struggle with determining place value, performing the subtraction process with regrouping, and understanding the concept of vertical subtraction, frequently leading to errors during problem-solving steps. The study concludes that these learning difficulties are influenced by both internal and external factors; therefore, more varied teaching strategies, engaging instructional media, and support from teachers and parents are needed to help improve students' understanding of subtraction involving regrouping. ABSTRAK Kesulitan belajar matematika pada materi pengurangan meminjam masih banyak dialami oleh siswa sekolah dasar. Materi ini memerlukan pemahaman konsep nilai tempat, ketelitian, serta kemampuan menerapkan langkah-langkah pengurangan bersusun dengan teknik meminjam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan belajar matematika pada materi pengurangan meminjam serta faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan tersebut pada siswa kelas 3 SDN Ngarus 02 Pati. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian meliputi guru kelas 3 dan 29 siswa kelas 3 SDN Ngarus 02 Pati. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, wawancara, observasi, angket, dan dokumentasi. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa masih mengalami kesulitan dalam menentukan nilai tempat, melakukan proses pengurangan dengan teknik meminjam, serta memahami konsep pengurangan bersusun sehingga sering melakukan kesalahan dalam langkah-langkah penyelesaian soal. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa kesulitan belajar matematika pada materi pengurangan meminjam dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal sehingga diperlukan strategi pembelajaran yang lebih bervariasi, penggunaan media pembelajaran yang menarik, serta dukungan dari guru dan orang tua untuk membantu meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pengurangan meminjam.
Copyrights © 2026