TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Vol. 6 No. 4 (2026)

STRATEGI PEMBELAJARAN PENGEMBANGAN DIRI KETERAMPILAN MENCUCI TANGAN ANAK TUNAGRAHITA KELAS III SLB DI INDRAMAYU

Muhammad Dzaky Fikri (Universitas Islam Nusantara)
Emay Mastiani (Universitas Islam Nusantara)



Article Info

Publish Date
05 Oct 2026

Abstract

ABSTRACT Instilling life skills through handwashing holds crucial urgency in building the independence of activities of daily living for third-grade students with moderate intellectual disabilities. This study thoroughly examines the pedagogical strategy comparison between SLB Negeri Pahlawan Indramayu and SLB C Gandasari, Indramayu Regency, to formulate the most adaptive self-help learning management. The research employed a qualitative approach with a comparative case study framework, wherein research subjects were determined utilizing a purposive sampling technique based on specific criteria of student characteristics. Data collection techniques were conducted through in-depth observation, interviews, and comprehensive document review analyzed cross-site. Empirical findings demonstrate that SLB Negeri Pahlawan relies on behavior modification and systematic repetition, whereas SLB C Gandasari optimizes peer modeling and interactive video media. Final evaluations recorded full independence achievement levels of 75% out of 10 subjects at SLB Negeri Pahlawan and 68% out of 8 subjects at SLB C Gandasari following intensive intervention. The study's conclusion asserts that the effectiveness of functional independence development does not rest on methodological uniformity, but rather on the precision of pedagogical adaptation and the strength of synergy between the school and the family environment. ABSTRAK Penanaman kecakapan hidup berupa keterampilan mencuci tangan memegang urgensi krusial dalam membangun kemandirian activities of daily living bagi peserta didik tunagrahita sedang di tingkat kelas III. Penelitian ini mengupas tuntas komparasi strategi pedagogis di SLB Negeri Pahlawan Indramayu dan SLB C Gandasari Kabupaten Indramayu guna merumuskan tata kelola pembelajaran bina diri yang paling adaptif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan kerangka studi kasus komparatif, di mana penentuan subjek penelitian memanfaatkan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria spesifik karakteristik kekhususan siswa. Teknik pengumpulan data ditempuh lewat observasi mendalam, wawancara, serta penelaahan dokumen komprehensif yang dianalisis secara lintas situs. Temuan empiris membuktikan bahwa SLB Negeri Pahlawan bertumpu pada modifikasi perilaku dan repetisi sistematis, sementara SLB C Gandasari mengoptimalkan peer modeling serta media video interaktif. Evaluasi akhir merekam tingkat ketercapaian kemandirian penuh sebesar 75% dari total 10 subjek di SLB Negeri Pahlawan dan 68% dari 8 subjek di SLB C Gandasari setelah intervensi intensif. Simpulan studi menegaskan bahwa efektivitas pembentukan kemandirian fungsional tidak bertumpu pada keseragaman metode, melainkan pada ketepatan adaptasi pedagogis dan kekuatan sinergi antara sekolah dengan lingkungan keluarga.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

teaching

Publisher

Subject

Education

Description

Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan keguruan dan ilmu ...