Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas Tech-Enhanced Distributed Practice berbasis Sumange’ terhadap peningkatan keterampilan dribbling atlet muda PERBASI Kabupaten Bone. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-experimental dan desain One-Group Pretest–Posttest. Sebanyak 20 atlet mengikuti program latihan yang mengintegrasikan distributed practice, video feedback, dan nilai Sumange’. Keterampilan dribbling diukur berdasarkan waktu penyelesaian tes dalam satuan detik. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro–Wilk, paired-samples t-test, persentase peningkatan, dan effect size Cohen’s dz. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata waktu dribbling menurun dari 12,5305 detik pada pretest menjadi 11,4965 detik pada posttest, dengan peningkatan performa sebesar 8,25%. Data selisih berdistribusi normal (p=0,326). Hasil paired-samples t-test menunjukkan perbedaan yang signifikan, t(19)=12,034; p<0,001, dengan Cohen’s dz=2,69 yang menunjukkan efek sangat besar. Dengan demikian, Tech-Enhanced Distributed Practice berbasis Sumange’ berpotensi menjadi pendekatan latihan yang efektif untuk meningkatkan keterampilan dribbling atlet muda.
Copyrights © 2026