Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENGARUH METODE LATIHAN DAN KOORDINASI MATA TANGAN TERHADAP KETERAMPILAN DRIBLING DALAM PERMAINAN BOLABASKET PADA ATLET PERBASI KABUPATEN BONE Muh Adnan Hudain; Suwardi Suwardi; Nukhrawi Nawir; Arimbi Arimbi; Andi Wirawan Risal
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.22095

Abstract

Penelitian ini termasuk jenis penelitian eksperimen faktorial 2x2. Populasi penelitian ini adalah seluruh atlet Atlet PERBASI Kabupaten Bone dengan jumlah sampel penelitian 40 atlet. Kemudian teknik pembagian sampel menggunakan maching ordinal. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis faktorial 2X2 dan uji tukey dengan menggunakan sistem SPSS Versi 26.00 pada taraf signifikan 95% atau a0,05. Berdasarkan dari hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa: (1) Ada perbedaan pengaruh metode latihan drill dan metode latihan inclusi terhadap keterampilan dribbling pada Atlet PERBASI Kabupaten Bone, diperoleh Fhitung = 9,512 > Ftabel = 4,113, atau signifikam = 0,004 < 0,05 dan metode latihan inclusi lebih baik dari pada metode latihan drill. (2) Ada interaksi metode latihan dan koordinasi mata tangan terhadap keterampilan dribbling pada Atlet PERBASI Kabupaten Bone, diperoleh Fhitung = 59,736 > Ftabel= 35,343, atau signifikan = 0,000 < 0,05, (3) Ada perbedaan keterampilan dribbling antara kelompok koordinasi mata tangan tinggi dengan menggunakan metode latihan drill dan metode latihan inclusi, dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05, dan koordinasi mata tangan tinggi yang dilatih menggunakan metode latihan nclusi lebih baik dibandingkan dengan yang dilatih menggunakan metode latihan drill dan (4) Ada perbedaan keterampilan dribbling antara kelompok koordinasi mata tangan rendah dengan menggunakan metode latihan drill dan metode latihan inclusi, dengan signifikan 0,012 < 0,05, dan koordinasi mata tangan rendah yang dilatih menggunakan metode latihan drill lebih baik dibandingkan dengan yang dilatih menggunakan metode latihan inclusi.
Pelatihan Teknik Dasar Tenis Meja pada Siswa SD 119 Belalang di Kelurahan Mataran Rita Erawati; Andi Ogo Darminto; Alif Aryadi Hardi; Maria Herlinda Dos Santos; Khalid Rijaluddin; Rahmat Ilahi; Andi Temmassonge; Andi Wirawan Risal; A. Mutmainna
SAFARI :Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): Juli : SAFARI :Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : BADAN PENERBIT STIEPARI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/safari.v5i3.2715

Abstract

Table tennis is a sport that is often played by many people because it is an easy and interesting sport to play and is also a sport that is popular with many people, not only teenagers, but also elderly people, both men and women. But many players also don't know and understand the basic techniques of table tennis. The aim of this training is to provide knowledge and insight into basic table tennis techniques to students at SD 119 Belalang in Mataran Village. The problems found in elementary school 119 Grasshopper students did not master the basic techniques in playing table tennis. The method used in this service is the training method. The participants in this basic engineering training were 16 students from SD 119 Belalang. The result of implementing this training is that students can demonstrate increased knowledge and skills in performing basic table tennis techniques including basic techniques of serving, bet grip, smash, backhand and forehand strokes so that this training makes SDGs point 4 namely quality education implemented.
Improving Athlete Performance Through Technology-Based Sports Learning Innovation Andika Marsuki; Andi Wirawan Risal; Ians Aprilo; Muhammad Sulfa; Ferdinandus Ardian Ali
Jurnal Ilmu Keolahragaan Volume 1, Issue 2, 2025
Publisher : Universitas Cahaya Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65943/02dw5210

Abstract

Innovation in sports learning is increasingly important to enhance athlete performance through advanced technologies and personalized training methods. Research in this area explores effective strategies to integrate technology for optimized sports education. This study aims to investigate the role and impact of technology-based innovations in sports learning to improve athlete performance. The study employed a library research approach, which involves systematically collecting and analyzing existing literature, journals, and academic sources related to sports learning innovation. Library research enables a comprehensive review of current knowledge and trends without new experimental data collection. Findings indicate that technological tools such as video analysis to virtual reality, artificial intelligence, and mobile applications significantly enhance athletes learning experiences and performance outcomes by enabling personalized and accessible training. The integration of technology also fosters interactive and immersive learning environments supporting better skill acquisition and motivation. The study highlights the necessity of adopting innovative technological methods in sports education to meet athletes individual needs and improve training effectiveness. It also emphasizes library research as a critical method to synthesize existing knowledge for advancing sports learning innovation. However, challenges such as the availability and accessibility of technology and complex data management still need to be addressed. Thus, technology will continue to drive progress in sports training and help athletes and coaches in the future.
Review Journal: Sustainable Fishery Supply Chain in Indonesia Novi; BIMBI; Fitri Hardianti Wijaya; Andi Wirawan Risal
Jurnal Studi Perikanan Berkelanjutan Volume 1, Issue 1, 2026
Publisher : Universitas Cahaya Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65943/jspb.2026.v1.i2.55

Abstract

Indonesia, as the largest archipelago in the world, has a vast potential for fisheries resources, with a coastline stretching over 81,000 kilometers and waters rich in marine biodiversity. The fisheries sector plays a vital role in national food security and is also a source of income for millions of people relying on fishing, aquaculture, and fish processing activities. However, the sustainability of the fisheries sector faces serious challenges, including overexploitation, marine habitat degradation, and inefficiencies in the supply chain, leading to economic and environmental losses. This literature review aims to synthesize recent academic literature on sustainable fishery supply chains in Indonesia, focusing on regulatory and public policy aspects, quota-based resource management strategies, supply chain optimization in the downstream sector, and multi-stakeholder coordination through the Pentahelix model. The review shows that the integration of quota-based policies, the application of Sustainable Supply Chain Management (SSCM), and coordination among Pentahelix stakeholders are three key pillars that must be implemented simultaneously to achieve the sustainability of Indonesia's fisheries sector. This study is expected to provide practical recommendations for policymakers, academics, and practitioners in designing a fishery supply chain system that is not only economically efficient but also socially equitable and environmentally sustainable.
Analisis Kebijakan Pengembangan Ekowisata di Kabupaten Bone: Tantangan dan Strategi Berkelanjutan erviandy erviandy; awaluddin amrin; Abd. Kahar; Muh. Fadhil Supriadi; Andi Wirawan Risal; Faradhiya Jinan Bastini
JURNAP: Jurnal Administrasi Publik Volume 2, Issue 1, 2025
Publisher : Universitas Cahaya Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65943/jurnap.issue.2025.v1.i1.3

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan ekowisata berkelanjutan di Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan, dengan fokus pada aspek aksesibilitas dan fasilitas, partisipasi masyarakat, serta pengelolaan sumber daya alam. Metode penelitian yang digunakan bersifat kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi kebijakan lokal. Informan penelitian terdiri dari pejabat pemerintah daerah, pengelola destinasi ekowisata, tokoh masyarakat, dan pelaku usaha lokal yang dipilih secara purposive. Analisis data dilakukan secara tematik dengan model interaktif Miles dan Huberman, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aksesibilitas dan fasilitas di destinasi ekowisata di Bone masih terbatas, termasuk jalan, transportasi publik, papan informasi, tempat sampah, dan sarana keselamatan. Partisipasi masyarakat lokal bervariasi, dengan beberapa komunitas aktif mengelola destinasi dan program konservasi, sementara komunitas lain masih pasif karena keterbatasan kapasitas dan akses informasi. Pengelolaan sumber daya alam di kawasan mangrove relatif baik, namun beberapa lokasi pantai dan danau mengalami degradasi akibat praktik wisata yang kurang terkontrol. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan integratif yang menggabungkan peningkatan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, dan konservasi lingkungan untuk mencapai pengembangan ekowisata yang berkelanjutan. Penelitian ini memberikan pemahaman mendalam mengenai dinamika pengelolaan ekowisata di daerah pesisir Indonesia, sekaligus menjadi acuan bagi perumusan strategi kebijakan yang mampu meningkatkan pengalaman wisatawan, memberdayakan masyarakat lokal, dan menjaga kelestarian lingkungan.
Associations Between Lower-Body Power, Static Balance, Agility, and 30-Meter Sprint Performance Among Sport Science Students Ahmad, Alvia; Sulfa, Muhammad; Zulnadila, Zulnadila; Risal, Andi Wirawan; Rahman, Andi Abdul; Sangkalabu, Adelvin; Rismadani, Rismadani
Jp.jok (Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan) Vol. 10 No. 1 (2026): Jp.jok (Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan)
Publisher : Physical Education, Health and Recreation Study Program, Universitas Insan Budi Utomo, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/jp.jok.v10i1.3286

Abstract

Sprint performance is a fundamental biomotor component that plays an essential role in many sports because it reflects an individual's acceleration capacity, movement efficiency, and overall physical performance. Although lower-body power, static balance, and agility are considered important determinants of sprint ability, their relative contributions to sprint performance among sport science students remain insufficiently understood. This study aimed to examine the associations of lower-body power, static balance, and agility with 30-meter sprint performance among sport science students at Cahaya Prima University. A quantitative correlational design was employed involving 16 participants selected through purposive sampling from a population of 43 students. Lower-body power was assessed using the Standing Broad Jump Test, static balance using the Standing Stork Test, agility using the Illinois Agility Test, and sprint performance using the 30-meter sprint test. Data were analyzed using descriptive statistics, Spearman's rank correlation, and multiple linear regression. The regression analysis revealed that lower-body power, static balance, and agility collectively explained 59.7% of the variance in 30-meter sprint performance (R² = 0.597, p = 0.010). Among the variables examined, lower-body power demonstrated the largest standardized regression coefficient, indicating the strongest relative association with sprint performance, although none of the individual predictors reached statistical significance in the partial regression analysis. These findings suggest that improving sprint performance requires not only sprint-specific practice but also training programs emphasizing the development of lower-body power and agility.
Analisis Kebijakan Pengembangan Ekowisata di Kabupaten Bone: Tantangan dan Strategi Berkelanjutan erviandy erviandy; awaluddin amrin; Abd. Kahar; Muh. Fadhil Supriadi; Andi Wirawan Risal; Faradhiya Jinan Bastini
JURNAP: Jurnal Administrasi Publik Volume 2, Issue 1, 2025
Publisher : Universitas Cahaya Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65943/jurnap.issue.2025.v1.i1.3

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan ekowisata berkelanjutan di Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan, dengan fokus pada aspek aksesibilitas dan fasilitas, partisipasi masyarakat, serta pengelolaan sumber daya alam. Metode penelitian yang digunakan bersifat kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi kebijakan lokal. Informan penelitian terdiri dari pejabat pemerintah daerah, pengelola destinasi ekowisata, tokoh masyarakat, dan pelaku usaha lokal yang dipilih secara purposive. Analisis data dilakukan secara tematik dengan model interaktif Miles dan Huberman, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aksesibilitas dan fasilitas di destinasi ekowisata di Bone masih terbatas, termasuk jalan, transportasi publik, papan informasi, tempat sampah, dan sarana keselamatan. Partisipasi masyarakat lokal bervariasi, dengan beberapa komunitas aktif mengelola destinasi dan program konservasi, sementara komunitas lain masih pasif karena keterbatasan kapasitas dan akses informasi. Pengelolaan sumber daya alam di kawasan mangrove relatif baik, namun beberapa lokasi pantai dan danau mengalami degradasi akibat praktik wisata yang kurang terkontrol. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan integratif yang menggabungkan peningkatan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, dan konservasi lingkungan untuk mencapai pengembangan ekowisata yang berkelanjutan. Penelitian ini memberikan pemahaman mendalam mengenai dinamika pengelolaan ekowisata di daerah pesisir Indonesia, sekaligus menjadi acuan bagi perumusan strategi kebijakan yang mampu meningkatkan pengalaman wisatawan, memberdayakan masyarakat lokal, dan menjaga kelestarian lingkungan.