Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan serta efektivitas perangkat pembelajaran Field-Based Learning (FBL) berbasis bioindikator makrozoobentos lokal dalam meningkatkan literasi lingkungan siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs). Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian melibatkan 169 siswa kelas VII dari 3 sekolah MTs di Kabupaten Kuningan (MTs Nurul Huda Timbang, MTs PUI Cilimus dan MTs Ar Ruhama). Data dikumpulkan melalui instrumen tes kognitif, angket afektif skala Likert, lembar validasi ahli serta angket kepraktisan respons guru dan siswa. Hasil validasi ahli menunjukan bahwa Modul Ajar, LKM “Misi Detektif Sungai”, dan instrumen asesmen berada pada kategori “Sangat Valid” (skor rata-rata > 3,50). Hasil uji kepraktisan memperoleh persentase 89%-90% (sangat praktis). Evaluasi Efektivitas melalui UJI ANCOVA menunjukan bahwa FBL berpengaruh signifikan secara statistik terhadap peningkatan skor post test kognitif (F = 25,680; p < 0,001) dengan Effect Size (Partial Eta Squared) sebesar 0,134 (kategori sedang mendekati besar) serta aspek afektif (F = 12,666; p < 0,001; Partial Eta Squared = 0,071). Temuan ini membuktikan bahwa perangkat FBL Berbasis Bioindikator Makrozoobentos lokal efektif meningkatkan literasi lingkungan siswa.
Copyrights © 2026