Pemahaman konsep matematika siswa Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah kerap berada pada kategori rendah, termasuk pada siswa kelas V MIS NW Kembang Kuning yang menjadi sasaran kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Penelitian ini bertujuan mengetahui peningkatan pemahaman konsep matematika siswa setelah mengikuti program bimbingan belajar yang dilaksanakan selama masa KKN. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen one-group pretest-posttest. Subjek penelitian berjumlah 10 siswa kelas V yang ditentukan dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui tes tertulis pemahaman konsep sebelum (pretest) dan setelah (posttest) lima kali pertemuan bimbingan belajar intensif, kemudian dianalisis secara deskriptif dan uji-t berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai pretest sebesar 47,0 meningkat menjadi 81,5 pada posttest, dengan rata-rata selisih 34,5 poin. Uji-t berpasangan menghasilkan t hitung = 24,92 (p < 0,001), yang menunjukkan peningkatan tersebut signifikan secara statistik dan seluruh siswa mengalami kenaikan nilai. Temuan ini mengindikasikan bahwa program bimbingan belajar yang dilaksanakan secara terstruktur dan intensif selama KKN efektif meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa yang sebelumnya rendah, sekaligus dapat menjadi model pengabdian yang direplikasi pada madrasah lain dengan karakteristik serupa.
Copyrights © 2026