The use of Artificial Intelligence (AI), particularly ChatGPT, has increasingly developed as a learning resource with the potential to enhance the quality of education. However, the effectiveness of its implementation is influenced by students' perceptions of its usefulness and ease of use. This study aimed to analyze students' perceptions of ChatGPT utilization, describe their level of learning participation, and examine the relationship between students' perceptions of ChatGPT utilization and learning participation in history classes at SMA Ta'miriyah Surabaya. This study employed a quantitative approach with a correlational research design. The sample consisted of 58 eleventh-grade students selected through purposive sampling. Data were collected using questionnaires as the primary instrument, supported by observation sheets, multiple-choice tests, and interviews with the history teacher. Data were analyzed using descriptive statistics and Pearson Product Moment correlation analysis with the assistance of SPSS software. The findings revealed that students' perceptions of ChatGPT utilization were categorized as high, with an average percentage of 73,66%, while students' learning participation was also categorized as high, with an average percentage of 71,43%. The correlation analysis yielded a coefficient of 0.410 with a significance value of 0.001 (p < 0.05), indicating a positive and statistically significant relationship of moderate strength between students' perceptions of ChatGPT utilization and their learning participation. These findings suggest that more positive perceptions regarding the usefulness and ease of use of ChatGPT are associated with higher levels of student participation in history learning. Therefore, the integration of ChatGPT into history instruction should be accompanied by appropriate teacher guidance to foster active learning participation while promoting students' critical thinking skills. ABSTRAK Pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), khususnya ChatGPT, semakin berkembang sebagai sumber belajar yang berpotensi meningkatkan kualitas pembelajaran. Namun, efektivitas pemanfaatannya dipengaruhi oleh persepsi siswa terhadap manfaat dan kemudahan penggunaan teknologi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi siswa terhadap pemanfaatan ChatGPT, mendeskripsikan tingkat partisipasi belajar siswa, serta menganalisis hubungan antara persepsi siswa tentang pemanfaatan ChatGPT dengan partisipasi belajar dalam pembelajaran sejarah di SMA Ta'miriyah Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 58 siswa kelas XI yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui angket sebagai instrumen utama yang didukung oleh lembar observasi, tes pilihan ganda, dan wawancara dengan guru sejarah. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi siswa terhadap pemanfaatan ChatGPT berada pada kategori tinggi dengan rata-rata persentase sebesar 73,66%, sedangkan partisipasi belajar siswa juga berada pada kategori tinggi dengan rata-rata sebesar 71,43%. Hasil uji korelasi memperoleh koefisien sebesar 0,410 dengan nilai signifikansi 0,001 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan dengan tingkat hubungan sedang antara persepsi siswa tentang pemanfaatan ChatGPT dan partisipasi belajar. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin positif persepsi siswa terhadap manfaat dan kemudahan penggunaan ChatGPT, semakin tinggi pula partisipasi mereka dalam pembelajaran sejarah. Oleh karena itu, pemanfaatan ChatGPT perlu diintegrasikan secara terarah dengan pendampingan guru agar mampu mendukung keterlibatan belajar sekaligus mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa.
Copyrights © 2026