Penelitian mengenai virtual human berbasis artificial intelligence berkembang pesat dalam lima tahun terakhir seiring kemajuan model bahasa besar, computer vision, dan grafika komputer tiga dimensi, namun peta intelektual bidang ini belum banyak dipetakan secara sistematis melalui pendekatan bibliometrik. Penelitian ini bertujuan memetakan struktur, evolusi, dan tren penelitian global mengenai virtual human berbasis artificial intelligence menggunakan data yang diekspor dari basis data Scopus. Setelah proses seleksi berjenjang berdasarkan tahun terbit (2021-2025), jenis dokumen (artikel), bahasa (Inggris), jenis sumber (jurnal), dan tahap publikasi (final), diperoleh 273 artikel yang dianalisis menggunakan perangkat lunak Biblioshiny berbasis paket Bibliometrix serta VOSviewer. Analisis mencakup tren produksi ilmiah tahunan, hukum Bradford untuk memetakan sumber inti, hukum Lotka untuk produktivitas penulis, jaringan ko-kemunculan kata kunci, peta kolaborasi negara, peta tematik strategis, diagram sankey tiga bidang, dan model siklus hidup topik. Hasil menunjukkan pertumbuhan publikasi yang meningkat tajam sejak 2023 dengan Tiongkok, Amerika Serikat, dan Korea Selatan sebagai kontributor dominan, sementara klaster tema menampilkan "artificial intelligence", "deep learning", dan "virtual reality" sebagai tema motor penelitian, serta "digital humans" dan "virtual humans" sebagai tema yang masih dalam tahap berkembang. Studi ini memberikan kontribusi berupa peta riset yang dapat menjadi rujukan bagi peneliti, praktisi, dan pembuat kebijakan dalam merumuskan agenda penelitian virtual human berbasis kecerdasan buatan pada masa mendatang.
Copyrights © 2025