Rotasi kerja merupakan strategi manajemen sumber daya manusia yang bertujuan meningkatkan kompetensi, pengalaman, pengetahuan, dan mengurangi kejenuhan kerja sehingga dapat meningkatkan kinerja karyawan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan rotasi kerja dengan kinerja karyawan di Rumah Sakit X. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional dan melibatkan 125 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan analisis univariat serta uji korelasi Spearman Rank. Hasil menunjukkan bahwa pengalaman (p<0,001; r=0,401), pengetahuan (p<0,001; r=0,440), kebutuhan (p<0,001; r=0,417), prestasi kerja (p<0,001; r=0,464), tanggung jawab (p<0,001; r=0,485), dan rotasi kerja (p<0,001; r=0,546) memiliki hubungan signifikan dan positif dengan kinerja karyawan. Rotasi kerja memiliki kekuatan hubungan paling tinggi. Dapat disimpulkan bahwa rotasi kerja berhubungan signifikan dengan kinerja karyawan. Rumah sakit diharapkan melaksanakan rotasi secara terencana dengan mempertimbangkan pengalaman, pengetahuan, kebutuhan organisasi, prestasi kerja, dan tanggung jawab karyawan untuk meningkatkan kinerja serta mutu pelayanan
Copyrights © 2026