Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan pemahaman konsep laju reaksi siswa kelas XI sebelum dan sesudah implementasi PBL berbasis etnosains serta mendeskripsikan distribusi kategori skor setelah pembelajaran. Penelitian menggunakan metode pre-eksperimen dengan desain one-group pretest-posttest pada 72 siswa dari dua kelas XI di salah satu SMA di Kabupaten Bantul yang dipilih melalui convenience sampling. Pembelajaran berlangsung selama tiga pertemuan menggunakan LKPD, modul ajar, dan PowerPoint. Data dikumpulkan melalui tes pemahaman konsep; dari 15 butir awal, 10 butir valid digunakan dalam analisis dengan reliabilitas KR-20 sebesar 0,7719. Analisis menggunakan statistik deskriptif dan uji Wilcoxon. Rerata skor meningkat dari 4,458 pada pretest menjadi 7,167 pada posttest, dengan selisih 2,709 poin. Uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan signifikan (p 0,001). Setelah pembelajaran, 62,50% siswa berada pada kategori baik, 27,78% cukup, dan 9,72% sangat baik. Temuan menunjukkan perubahan positif pada pemahaman konsep setelah implementasi PBL berbasis etnosains.
Copyrights © 2026