Pengelolaan keuangan satuan pendidikan merupakan salah satu aspek penting dalam mewujudkan tata kelola pendidikan yang transparan, akuntabel, efektif, dan efisien. Perkembangan teknologi digital memberikan peluang bagi pemerintah daerah dan satuan pendidikan untuk melakukan transformasi pengelolaan keuangan dari mekanisme tunai menuju transaksi nontunai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat dalam mendorong digitalisasi pengelolaan keuangan satuan pendidikan melalui Cash Management System (CMS). Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan menganalisis regulasi, hasil penelitian terdahulu, dokumen kebijakan, serta sumber informasi yang relevan dengan pengelolaan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP), transaksi nontunai, dan pemanfaatan CMS. Konteks kajian diarahkan pada satuan pendidikan jenjang TK/PAUD, SD, dan SMP di Kabupaten Bandung Barat. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemanfaatan CMS berpotensi memperkuat efektivitas dan efisiensi transaksi keuangan sekolah melalui digitalisasi pembayaran, pemantauan transaksi, dokumentasi secara elektronik, dan pengurangan penggunaan uang tunai. CMS juga dapat mendukung prinsip transparansi dan akuntabilitas karena transaksi tercatat secara sistematis serta dapat dipantau oleh pihak yang memiliki kewenangan. Strategi Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat melalui pembinaan, sosialisasi, dan sinergi dengan lembaga perbankan menjadi faktor penting dalam mempercepat adaptasi satuan pendidikan terhadap sistem pengelolaan keuangan digital. Namun, implementasi CMS masih menghadapi tantangan berupa kesiapan sumber daya manusia, literasi digital, infrastruktur jaringan, adaptasi terhadap sistem, serta konsistensi penerapan prosedur. Oleh karena itu, implementasi CMS perlu disertai penguatan kapasitas kepala sekolah dan bendahara, pendampingan berkelanjutan, standardisasi prosedur, dan monitoring evaluasi secara berkala.
Copyrights © 2026