Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil kemampuan representasi matematis murid kelas VII pada aspek visual, simbolik, dan verbal melalui eksplorasi media Jam Geulis pada materi sudut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di kelas VII H SMP Negeri 13 Tasikmalaya. Tiga murid yang mewakili kategori kemampuan matematis tinggi, sedang, dan rendah dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui LKPD berbasis eksplorasi, tes kemampuan representasi individu, dan wawancara semi-terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang terdiri dari kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek visual merupakan kekuatan dominan (ketuntasan 87%), diikuti simbolik (73%), sementara verbal menjadi tantangan utama (52%). Temuan mengungkap tiga pola kesalahan utama: miskonsepsi nilai dasar sektor ( vs ), ketidakkonsistenan translasi simbolik-verbal, dan ambiguitas interpretasi soal kontekstual. Media Jam Geulis efektif memfasilitasi representasi visual dan simbolik, namun representasi verbal memerlukan intervensi pedagogis tambahan berupa scaffolding diskusi terstruktur. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan teori representasi dalam konteks media manipulatif berbasis etnomatematika.
Copyrights © 2026