Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perubahan perilaku berbelanja masyarakat dari toko konvensional ke E-Commerce di Desa Teraju Kecamatan Toba Kabupaten Sanggau dan menganalisis faktor-faktor penyebab perubahan perilaku berbelanja tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari 7 orang perempuan yang memiliki pengalaman berbelanja secara langsung di toko konvensional maupun E-Commerce. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan sistem berbelanja dari toko konvensional ke online menimbulkan perubahan frekuensi dan intensitas berbelanja, proses pengambilan keputusan berbelanja, perilaku konsumtif karena perubahan jenis barang yang dibeli, serta interaksi sosial masyarakat. Faktor penyebab masyarakat memilih E-Commerce yaitu akses internet yang mudah, pilihan produk yang bervariasi, harga yang relatif murah dibandingkan toko konvensional, hemat waktu dan tenaga, diskon dan penawaran khusus, ulasan dan rekomendasi, tren fashion, serta transaksi yang aman. Dengan demikian, perubahan sistem berbelanja dari offline ke online menimbulkan perubahan perilaku masyarakat dalam berbelanja yang disebabkan oleh perbedaan proses, variasi, dan promosi antara toko konvensional dan E-Commerce. Temuan ini menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat untuk membatasi diri dalam berbelanja secara online melalui E-Commerce agar menghindari perilaku konsumtif.
Copyrights © 2026