Anemia merupakan masalah gizi yang banyak dialami remaja putri akibat terbatasnya pemahaman terkait faktor risiko dan upaya pencegahannya. Di MA Unggulan Al-Anwari Banyuwangi, belum pernah dilakukan edukasi terstruktur maupun pemantauan kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD). Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menguji efektivitas edukasi kesehatan interaktif dalam meningkatkan pengetahuan serta kepatuhan pencegahan anemia. Metode kegiatan menggunakan rancangan pra-eksperimental (One Group Pretest-Posttest Design) pada 40 remaja putri yang dipilih secara purposive sampling. Intervensi diberikan melalui ceramah interaktif berbasis media PPT, video edukatif, modul, serta instrumen kartu kontrol TTD. Tingkat pengetahuan diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan kuesioner terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan uji Paired Sample T-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rerata skor pengetahuan yang signifikan dari 61,50 ± 8,34 (pre-test) menjadi 86,50 ± 9,75 (post-test) dengan nilai p = 0,001 (p < 0,05). Kesimpulannya, intervensi edukasi kesehatan interaktif efektif meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang pencegahan anemia. Program ini direkomendasikan untuk diintegrasikan ke dalam kegiatan rutin Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) guna mendukung kesehatan reproduksi calon ibu sejak dini.
Copyrights © 2026