Latar belakang: Online Monitoring Kualitas Air (ONLIMO) merupakan sistem pemantauan kualitas air berbasis sensor yang dirancang untuk menghasilkan data secara otomatis, kontinu, dan real-time sebagai dasar pengawasan kualitas air sungai. Keandalan sistem ini sangat bergantung pada efektivitas program pemeliharaan perangkat, khususnya pada aspek kalibrasi, verifikasi, validasi, pengendalian mutu data, serta respon terhadap gangguan teknis. Tujuan: Kajian ini bertujuan mengevaluasi program pemeliharaan perangkat ONLIMO pada Sungai Ciliwung menggunakan model evaluasi CIPP yang mencakup aspek Context, Input, Process, dan Product. Metode: Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi pada tujuh stasiun ONLIMO di sepanjang DAS Ciliwung, kemudian dianalisis secara deskriptif berdasarkan indikator keberhasilan program. Hasil: Hasil evaluasi menunjukkan bahwa aspek Context memperoleh nilai 81,25% dengan kategori baik, yang mengindikasikan bahwa program memiliki relevansi kuat dengan kebutuhan pemantauan kualitas air dan kebijakan pengelolaan lingkungan. Aspek Input memperoleh nilai 65,00%, aspek Process 62,50%, dan aspek Product 58,33%, masing-masing berada pada kategori cukup. Secara keseluruhan, program memperoleh nilai 65,48% dengan kategori cukup. Temuan ini menunjukkan bahwa program pemeliharaan ONLIMO telah berjalan, tetapi belum sepenuhnya optimal dalam menjamin kualitas data. Keterbatasan utama terdapat pada ketersediaan sarana pemeliharaan, alat kalibrasi, suku cadang, APD/K3, pelatihan operator, dukungan anggaran, konsistensi QA/QC, dokumentasi teknis, serta kecepatan tindak lanjut perbaikan. Kesimpulan: Penguatan aspek input, proses pemeliharaan, validasi data, dan pemanfaatan hasil monitoring diperlukan agar ONLIMO mampu menghasilkan data kualitas air yang lebih akurat, kontinu, reliabel, dan dapat mendukung pengambilan keputusan pengelolaan lingkungan.
Copyrights © 2026