Desa Taruman memiliki potensi sukun yang cukup melimpah, tetapi pemanfaatannya masih belum optimal. Sebagian besar hasil panen dipasarkan dalam bentuk buah segar sehingga diperlukan diversifikasi untuk meningkatkan nilai komoditas lokal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah sukun menjadi tepung. Kegiatan diikuti 6 peserta (n=6) yang terdiri atas petani sukun, ibu rumah tangga, dan pelaku UMKM setempat. Pelatihan dilakukan melalui penyampaian materi, demonstrasi, dan praktik langsung. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest menggunakan 10 soal pilihan ganda serta observasi. Hasil menunjukkan rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 45,00 ± 10,49 menjadi 96,67 ± 5,16, dengan N-Gain sebesar 0,93 dalam kategori tinggi. Peserta juga memperoleh pengalaman mengolah sukun menjadi tepung sebagai bahan baku produk pangan. Pelatihan ini dapat meningkatkan pengetahuan peserta dan mendukung diversifikasi produk berbasis potensi lokal di Desa Taruman.
Copyrights © 2026