Kesejahteraan siswa menjadi salah satu indikator penting dalam penyelenggaraan pendidikan modern. Sekolah tidak hanya dituntut menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan sosial-emosional peserta didik. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi komunikasi guru dalam memahami konsep happy school untuk kesejahteraan siswa. Kegiatan dilaksanakan dengan tiga tahap, diawali dengan seminar, dilanjutkan dengan workshop dan Focus Group Discussion (FGD). Jumlah peserta adalah 132 guru dari empat jenjang pendidikan di bawah Yayasan Pertiwi Kodya Padang, yaitu Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas. Materi yang diberikan meliputi komunikasi untuk pencegahan perundungan antar siswa, Emotional Freedom Techniques (EFT), psikologi pendidikan, dan strategi membangun lingkungan sekolah yang menyenangkan. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman peserta mengenai pentingnya kesejahteraan siswa, penguatan kompetensi sosial dan emosional guru, serta terbentuknya komitmen bersama untuk menciptakan budaya sekolah yang positif. Kegiatan ini memberikan kontribusi dalam mendukung terwujudnya lingkungan pendidikan yang lebih humanis dan berorientasi pada kesejahteraan peserta didik. Program happy school perlu dilakukan secara berkelanjutan agar guru dapat menerapkan komunikasi dan pendampingan yang mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan menyenangkan. Kegiatan selanjutnya disarankan dilengkapi dengan evaluasi untuk megukur perubahan kompetensi guru serta dampaknya terhadap kesejahteraan siswa.
Copyrights © 2026