Kepercayaan diri merupakan salah satu aspek psikologis yang berperan penting dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) karena dapat memengaruhi keberanian siswa dalam melakukan aktivitas fisik, mencoba gerakan baru, serta menunjukkan kemampuan dirinya. Salah satu aktivitas PJOK yang berkaitan dengan aspek tersebut adalah senam irama kreasi yang membutuhkan koordinasi, kreativitas, keberanian, dan partisipasi aktif siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat kepercayaan diri terhadap aktivitas senam irama kreasi pada siswa kelas X Jurusan Akuntansi Keuangan Lembaga (AKL) di SMK Ma’arif 1 Purbolinggo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian berjumlah 22 siswa dan seluruh populasi dijadikan sampel menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket kepercayaan diri, lembar observasi aktivitas senam irama kreasi, dokumentasi, dan wawancara pendukung. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif, uji normalitas, dan uji korelasi Spearman Rank menggunakan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator percaya diri, berani tampil, dan berani mencoba tidak memiliki hubungan signifikan dengan aktivitas senam irama kreasi. Sementara itu, indikator yakin pada kemampuan memiliki hubungan signifikan dengan aktivitas senam irama kreasi dengan nilai koefisien korelasi sebesar -0,445 dan nilai signifikansi 0,038 (p < 0,05). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tidak semua aspek kepercayaan diri berhubungan dengan aktivitas senam irama kreasi, namun keyakinan terhadap kemampuan diri menjadi aspek yang paling berkaitan dengan keterlibatan siswa dalam aktivitas tersebut. Oleh karena itu, guru PJOK perlu menciptakan pembelajaran yang memberikan pengalaman positif, motivasi, dan kesempatan latihan secara bertahap untuk meningkatkan keyakinan siswa terhadap kemampuan dirinya.
Copyrights © 2026