Penelitian ini dilatarbelakangi dari rendahnya kemampuan berpikir kreatif siswa sekolah dasar, yang merupakan salah satu kompetensi penting dalam pembelajaran abad ke 21. Dalam praktiknya, siswa masih cenderung meniru, kesulitan menghasilkan ide baru, serta kurang percaya diri dalam menyampaikan gagasan. Untuk menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini mengembangkan media pembelajaran Smart Land Digital yang dipadukan dengan model Project Based Learning (PjBL). Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) yang diadaptasi dari Borg & Gall, meliputi tahap perancangan, validasi, dan uji coba lapangan. Subjek penelitian adalah siswa kelas V, dengan 10 siswa pada uji terbatas dan 25 siswa pada uji luas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memiliki tingkat kelayakan sangat tinggi dengan nilai validasi sebesar 98%. Dari sisi efektivitas, terdapat peningkatan kemampuan berpikir kreatif dengan nilai N-gain sebesar 0,46 pada uji terbatas dan 0,55 pada uji luas, yang termasuk kategori sedang. Selain itu, respon siswa dan guru tergolong sangat baik. Secara keseluruhan, media ini menunjukkan potensi yang cukup kuat dalam mendukung pengembangan kemampuan berpikir kreatif, meskipun masih memerlukan penyempurnaan lebih lanjut.
Copyrights © 2026