Penelitian Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan berpikir kritis siswa kelas IV SD Negeri 3 Cisande, Kabupaten Sukabumi, akibat dominasi metode ceramah dan minimnya pemanfaatan media interaktif dalam pembelajaran IPAS. Untuk mengatasi masalah tersebut, penelitian ini bertujuan menguji pengaruh Genially, sebuah platform pembelajaran berbasis web, terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi Gaya dan Gerak. Pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental non-equivalent control group diterapkan dalam penelitian ini. Melalui teknik purposive sampling, Kelas 4A (25 siswa) ditetapkan sebagai kelompok eksperimen yang menggunakan genially, sementara Kelas 4B (25 siswa) bertindak sebagai kelompok kontrol yang menggunakan powerpoint. Data dikumpulkan melalui instrumen tes uraian berbasis lima indikator berpikir kritis Ennis, yang terbukti valid ( -hitung tertinggi = 0,638) dan reliabel (Cronbach's Alpha = 0,725). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelompok eksperimen meningkat secara signifikan dari pretest sebesar 51,80 menjadi 85,12 pada posttest. Sebaliknya, kelompok kontrol hanya mengalami peningkatan dari 50,76 menjadi 58,60, sehingga terdapat selisih pencapaian sebesar 26,52 poin antara kedua kelompok. Uji Independent Sample T-Test menghasilkan nilai -hitung sebesar 12,807 ( ), yang menyebabkan ditolaknya dan diterimanya . Dengan demikian, media pembelajaran berbasis web genially secara signifikan meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas IV SD Negeri 3 Cisande.
Copyrights © 2026