Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Vol. 12 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)

Hubungan Resiliensi Dengan Perilaku Merokok Saat Ini Pada Mahasiswa Keperawatan: Studi Potong Lintang: Association Between Resilience and Current Cigarette Smoking Among Nursing Students: A Cross-Sectional Study

Dwi Agung Riyanto (Universitas Faletehan)
Dedih Nuryatna (Universitas Faletehan)
Delly Arfa Syukrowardi (Universitas Faletehan)



Article Info

Publish Date
30 Sep 2026

Abstract

Resiliensi berpotensi membantu mahasiswa menghadapi tekanan dan memilih strategi koping yang lebih adaptif. Bukti mengenai hubungan resiliensi dengan perilaku merokok pada mahasiswa keperawatan di Indonesia masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan skor resiliensi dengan perilaku merokok saat ini pada mahasiswa keperawatan. Penelitian menggunakan desain potong lintang pada mahasiswa D3 dan S1 Keperawatan Universitas Faletehan. Dataset awal terdiri atas 182 respons. Enam respons teridentifikasi sebagai pengulangan dari lima identitas responden, sehingga satu respons terbaru untuk setiap identitas dipertahankan dan 176 respons digunakan dalam analisis utama. Resiliensi diukur menggunakan enam item yang secara isi sesuai dengan Brief Resilience Scale (BRS). Item negatif diberi skor terbalik dan skor resiliensi dihitung dari rerata enam item. Perilaku merokok saat ini ditetapkan berdasarkan laporan merokok pada sedikitnya satu hari selama 30 hari terakhir. Analisis meliputi uji Mann–Whitney U, korelasi point-biserial, dan regresi logistik sederhana. Sebanyak 25 dari 176 responden (14,2%) memenuhi definisi perokok saat ini. Rerata skor resiliensi adalah 3,23 ± 0,58. Median skor resiliensi pada perokok saat ini adalah 3,00 (IQR 2,79–3,83), sedangkan pada responden yang tidak merokok saat ini adalah 3,17 (IQR 3,00–3,50). Uji Mann–Whitney U tidak menunjukkan perbedaan yang bermakna (p = 0,630). Korelasi point-biserial juga tidak menunjukkan hubungan yang bermakna (r = 0,058; p = 0,441). Regresi logistik sederhana menghasilkan OR 1,33 (95% CI 0,64–2,76; p = 0,439) untuk setiap kenaikan satu poin skor resiliensi. Konsistensi internal keenam item relatif rendah (Cronbach’s α = 0,49). Penelitian ini tidak menemukan hubungan yang bermakna antara skor resiliensi dan perilaku merokok saat ini pada mahasiswa keperawatan. Ketidakseimbangan jenis kelamin yang besar dan konsistensi internal instrumen yang rendah membatasi ketepatan interpretasi. Penelitian berikutnya perlu menggunakan instrumen resiliensi yang telah melalui proses adaptasi dan validasi bahasa Indonesia serta melibatkan sampel yang lebih besar dan lebih seimbang. Abstract Resilience may help students manage stress and use more adaptive coping strategies. Evidence on the association between resilience and cigarette smoking among nursing students in Indonesia remains limited. This study examined the association between resilience scores and current cigarette smoking among nursing students. A cross-sectional study was conducted among diploma and bachelor of nursing students at Universitas Faletehan. The initial dataset contained 182 responses. Six repeated records from five respondent identifiers were identified, and the most recent response for each identifier was retained, leaving 176 records for the primary analysis. Resilience was assessed using six items that were content-consistent with the Brief Resilience Scale (BRS). Negatively worded items were reverse-scored, and the resilience score was calculated as the mean of the six items. Current smoking was defined as smoking on at least one day during the previous 30 days. The analyses included the Mann–Whitney U test, point-biserial correlation, and simple logistic regression. Twenty-five of 176 respondents (14.2%) met the definition of current smoking. The mean resilience score was 3.23 ± 0.58. The median resilience score was 3.00 (IQR 2.79–3.83) among current smokers and 3.17 (IQR 3.00–3.50) among non-current smokers. The Mann–Whitney U test showed no statistically significant difference (p = .630). Point-biserial correlation was also not significant (r = .058; p = .441). Simple logistic regression yielded an OR of 1.33 (95% CI 0.64–2.76; p = .439) for each one-point increase in resilience. Internal consistency of the six-item measure was low (Cronbach’s α = .49). No statistically significant association was observed between resilience and current cigarette smoking in this nursing-student sample. The substantial sex imbalance and low internal consistency of the measure limit the precision of the findings. Future studies should use a locally validated Indonesian resilience instrument and recruit larger, more balanced samples.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jka

Publisher

Subject

Education Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) ini memuat naskah dibidang kesehatan meliputi: Keperawatan, Kebidanan, Farmasi, serta bidang kesehatan lainnya. Naskah yang diajukan dapat berupa artikel penelitian, artikel penelaahan (review), dan makalah kebijakan yang belum pernah dipublikasikan ...