Penelitian ini mengkaji bentuk emosi dalam lirik lima lagu pada album Terlintas karya Bernadya serta respons emosional pendengar terhadapnya. Kajian ini berangkat dari kecenderungan lirik populer menghadirkan pengalaman relasional yang mudah dikenali pendengar muda, tetapi pembacaan yang menyandingkan struktur emosi teks dengan pengalaman penerimanya masih terbatas. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dalam kerangka psikologi sastra dan teori emosi dasar Paul Ekman. Data primer berupa lirik lagu Terlintas, Masa Sepi, Sinyal-Sinyal, Apa Mungkin, dan Satu Bulan, serta respons lima mahasiswa Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara. Data dihimpun melalui dokumentasi, simak-catat, wawancara semi-terstruktur, dan kuesioner terbuka. Analisis dilakukan melalui reduksi data, pengodean satuan lirik dan respons, pengelompokan ke kategori emosi Ekman, penyajian pola, serta penarikan simpulan. Hasil menunjukkan lima emosi, yakni kesedihan, ketakutan, kemarahan, kebahagiaan, dan keterkejutan; tidak ditemukan jijik. Kesedihan dan ketakutan tampak paling menonjol pada keseluruhan album, terutama melalui pengalaman kehilangan, ketidakpastian relasi, kerinduan, dan kekhawatiran tergantikan. Pada pendengar, keterhubungan muncul sebagai empati, refleksi pengalaman perpisahan, serta kesadaran atas kerentanan diri dalam relasi. Kebaruan penelitian terletak pada pembacaan terpadu antara penanda bahasa lirik dan penerimaan emosional pendengar. Temuan ini menegaskan bahwa lirik lagu tidak berhenti sebagai ungkapan personal, melainkan bekerja sebagai ruang representasi afektif yang memungkinkan pendengar menafsirkan kembali pengalaman kehilangan dan harapan dalam relasi interpersonal kontemporer. Temuan ini juga memperlihatkan pentingnya membaca lirik sebagai medium yang memediasi pengalaman pribadi tanpa menyamakan pengalaman tokoh lirik dengan pengalaman pendengar secara berlebihan. Pembahasan resepsi berfokus pada lima informan wawancara karena jumlah pengisi kuesioner terbuka tidak dirinci dalam sumber penelitian.
Copyrights © 2026