Distrik Iwaka merupakan salah satu distrik pesisir di Kabupaten Mimika yang sebagian besar penduduknya bergantung pada sektor pertanian dan hortikultura skala rumah tangga. Ketergantungan pada pupuk kimia yang harganya relatif mahal akibat kendala distribusi ke wilayah Papua, serta melimpahnya limbah organik rumah tangga dan pertanian yang belum dimanfaatkan secara optimal, menjadi latar belakang kegiatan pengabdian ini. Kegiatan bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah organik menjadi pupuk organik padat dan pupuk organik cair (POC) sebagai alternatif yang murah dan ramah lingkungan. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 26–27 Agustus 2026 di Distrik Iwaka, melibatkan 42 peserta yang terbagi ke dalam 6 kelompok kerja berdasarkan kampung (Kampung Iwaka, Limau Asri Barat, Limau Asri Timur, Mulia Kencana, Naena Muktipura, dan Wangirja), masing-masing beranggotakan 7 orang; Kampung Pigapu tidak turut serta pada kegiatan ini. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung, dengan hari pertama difokuskan pada pembuatan pupuk organik padat dan hari kedua pada pembuatan pupuk organik cair, dilanjutkan dengan pendampingan pasca pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta dari pre-test ke post-test sebesar 100% (dari rata-rata 40,5 menjadi 81,0), keberhasilan seluruh kelompok dalam memproduksi pupuk organik padat dan cair secara mandiri dengan total produksi 269 kg pupuk padat dan 181 liter pupuk cair, serta respons yang positif dari peserta untuk melanjutkan penerapan pupuk organik di lahan masing-masing. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong kemandirian masyarakat Distrik Iwaka dalam pengelolaan limbah organik dan mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia.
Copyrights © 2026