Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah ≥140/90 mmHg. Penanganan hipertensi dapat dilakukan melalui dua pendekatan, yaitu terapi farmakologi dan nonfarmakologi. Salah satu terapi nonfarmakologi yang mudah diterapkan dan memiliki efektivitas dalam membantu menurunkan tekanan darah adalah Isometric Handgrip Exercise. Latihan ini bekerja melalui mekanisme peningkatan shear stress pada endotel pembuluh darah yang merangsang pelepasan nitric oxide (NO), sehingga terjadi peningkatan vasodilatasi pembuluh darah, perbaikan sensitivitas baroreseptor, penurunan aktivitas saraf simpatis, serta pengurangan resistensi perifer yang berkontribusi terhadap penurunan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan Isometric Handgrip Exercise terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif terhadap dua pasien hipertensi di Bangunharjo RW 08 Wilayah Puskesmas Purwodiningratan Surakarta. Intervensi dilakukan selama tiga hari berturut-turut dengan durasi 15 menit setiap hari, dengan pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah latihan menggunakan sphygmomanometer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah diberikan Isometric Handgrip Exercise, terjadi penurunan tekanan darah pada kedua pasien, yaitu Ny. A mengalami penurunan dari 160/90 mmHg menjadi 145/80 mmHg, sedangkan Ny. G mengalami penurunan dari 150/90 mmHg menjadi 130/80 mmHg. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa Isometric Handgrip Exercise efektif dalam membantu menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi dan berpotensi menjadi salah satu intervensi keperawatan nonfarmakologis yang sederhana, aman, praktis, serta dapat dilakukan secara mandiri sebagai terapi pendamping dalam pengelolaan hipertensi.
Copyrights © 2026