AbstrakTujuan penelitian ini (1) untuk mengetahui gambaran umum kesulitan membaca al-Qur’an siswa di SMPN 12 Kendari, (2) untuk mengetahui bentuk kebijakan kepala sekolah dalam mengatasi kesulitan membaca al-Qur’an siswa SMPN 12 Kendari, (3) untuk mengetahui implementasi kebijakan kepala sekolah dalam mengatasi kesulitan membaca al-Qur’an siswa SMPN 12 Kendari. Jenis penelitian ini kualitatif deskriptif. Adapun data dan sumber data terdiri dari data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun trianggulasi yang digunakan yaitu triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa : 1) Gambaran umum kesulitan membaca al-Qur’an siswa SMP Negeri 12 Kendari kelas VII dapat dilihat dari tingkat kesulitan membaca al-Qur’an siswa yang terbagi dua kategori yaitu sedang dan belum lancar. Bentuk kesulitan pada kategori sedang, siswa belum menguasai keseluruhan ilmu tajwid, sedangkan kategori belum lancar yaitu siswa belum mengetahui keseluruhan huruf hijaiyah, dan penyebutan huruf hijaiyah masih keliru (Makhorijul huruf). 2) Bentuk kebijakan sekolah yaitu tercantum dalam surat keputusan kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri 12 Kendari, nomor : 421.3/302b/2023 tentang beban kerja guru dan tenaga kependidikan SMP Negeri 12 Kendari yaitu program Baca Tulis al-Qur’an dan Program hafalan al-Qur’an. 3) Implementasi kebijakan sekolah yaitu program Baca Tulis al-Qur’an dilaksanakan sebelum pembelajaran Pendidikan Agama Islam dimulai dengan mengambil waktu 15 menit dengan menggunakan metode iqro dan tutor sebaya. Sedangkan program hafalan al-Qur’an dilaksanakan setelah proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam berakhir.
Copyrights © 2023