Masa kehamilan trimester kedua dan ketiga sering kali disertai dengan keluhan muskuloskeletal, terutama nyeri punggung akibat perubahan postur dan beban janin yang meningkat. Nyeri yang berkelanjutan berisiko meningkatkan stres fisik ibu yang dapat menghambat inisiasi hormon oksitosin saat persalinan. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan ketereampilan ibu hamil dalam mengatasi nyeri punggung serta mempersiapkan laktasi melalui edukasi pijat oksitosin, pijat laktasi, dan senam ibu hamil. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyuluhan, demonstrasi dan praktik langsung pada 10 ibu hamil usia 20-35 tahun dari kelurahan Balearjosari dan Polowijen, dengan skrining menggunakan Numeric Rating Scale (NRS), diikuti penyuluhan, demonstrasi pijat oksitosin (untuk relaksasi punggung dan stimulasi hormon), pijat laktasi (untuk membersihkan saluran susu), serta senam ibu hamil (pelvic tilting, cat-cow, stretching dada). Hasil menunjukkan 7 dari 10 ibu memahami hubungan relaksasi punggung dengan oksitosin, seluruhnya mampu mengoreksi postur dan praktik pijat, 8 mampu senam dengan baik, serta rata-rata melaporkan punggung terasa hangat dan ringan pasca-intervensi. Pengabdian ini efektif memberikan relaksasi fisik dan peningkatan pemahaman untuk persiapan persalinan.
Copyrights © 2026