Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari
Vol. 3 No. 3 (2026): Oktober

Pemberdayaan Ekonomi Kreatif: Inovasi Pengelolaan Komoditas Lokal Menjadi Manisan Kelapa Sederhana Bernilai Jual Tinggi di Desa Pambang Baru Kecamatan Bantan

Seno Andri (Universitas Riau, Indonesia)
Allya Filza Husnia (Universitas Riau, Indonesia)
Ananda Qihta (Universitas Riau, Indonesia)
Erra Pajira (Universitas Riau, Indonesia)
Eza Fitriani (Universitas Riau, Indonesia)
Gita Sondang Kristiarta (Universitas Riau, Indonesia)
Jelita Zahira Siregar (Universitas Riau, Indonesia)
Khoirunnisa Nasywa Putri (Universitas Riau, Indonesia)
Mai Lizah Hanum (Universitas Riau, Indonesia)
Noval Ramadhan Saputra (Universitas Riau, Indonesia)
Riska Yandi (Universitas Riau, Indonesia)
Yosi Angriani (Universitas Riau, Indonesia)



Article Info

Publish Date
01 Oct 2026

Abstract

Desa Pambang Baru, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, merupakan salah satu desa yang memiliki potensi komoditas kelapa yang dapat dikembangkan menjadi produk bernilai tambah. Namun, ketersediaan bahan baku kelapa belum sepenuhnya dioptimalkan melalui kegiatan pengolahan yang dapat meningkatkan nilai ekonomi dan membuka peluang usaha bagi masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah kelapa menjadi manisan serta memperkenalkan aspek dasar pengembangan usaha melalui perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP), pengemasan, branding, dan pemasaran. Kegiatan dilaksanakan di Balai Desa Pambang Baru pada 21 Juli 2026 dengan sasaran kelompok ibu-ibu PKK, pelaku UMKM lokal, dan pemuda-pemudi Karang Taruna. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, workshop, demonstrasi, praktik langsung, serta diskusi dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa daging kelapa dapat diolah menjadi manisan sebagai salah satu bentuk diversifikasi produk berbasis komoditas lokal. Perhitungan biaya produksi menunjukkan total HPP sebesar Rp31.570 untuk menghasilkan tiga cup produk, dengan HPP sebesar Rp10.523 per cup. Dengan asumsi margin keuntungan sebesar 20%, harga jual yang diperoleh adalah sekitar Rp12.628 per cup. Selain pengolahan daging kelapa, kegiatan juga memperkenalkan pemanfaatan tempurung kelapa menjadi celengan sebagai bentuk pemanfaatan bagian kelapa secara lebih optimal. Kegiatan ini memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat mengenai pengolahan komoditas lokal serta peluang pengembangan produk berbasis ekonomi kreatif. Keberlanjutan program dapat didukung melalui pendampingan dalam peningkatan kualitas produk, pengemasan, identitas merek, dan pemasaran digital.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jpmm

Publisher

Subject

Religion Computer Science & IT Economics, Econometrics & Finance Social Sciences Other

Description

Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari publishes articles every month (12 times a year). It disseminates thoughts and ideas based on the results of research and the use of technology implemented in the public sector. The fields of study include but are not limited to Mathematics and Natural Sciences, ...