Pada Kecamatan Lowokwaru, tepatnya di Jalan Cengger Ayam dan Jalan Kedawung, sering terjadi genangan atau banjir pada musim hujan. Permasalahan tersebut disebabkan oleh perubahan tata guna lahan yang mengurangi daerah resapan air serta dimensi saluran yang belum mampu menampung debit limpasan. Studi ini diarahkan untuk menganalisis efektivitas saluran drainase saat ini sekaligus menyusun skema penanggulangan genangan dengan konsep ecodrainage melalui pemodelan EPA SWMM 5.2. pendekatan analisis hidrologi dilakukan dengan mengolah data curah hujan harian selama rentang waktu 2014–2024 berdasarkan proyeksi kala ulang 5 tahun, kemudian dilakukan pemodelan sistem drainase, kalibrasi model, serta simulasi kondisi eksisting dan kondisi setelah penerapan alternatif penanganan. Hasil analisis menujukkan debit rancangan maksimum sebesar 0,923 m3/detik. Hasil simulasi juga menunjukkan bahwa terdapat 5 saluran dari total 119 saluran yang mengalami luapan dengan tinggi genangan berkisar 10-25 cm. Penanganan genangan dilakukan melalui penerapan 36 sumur injeksi dan rehabilitasi saluran drainase sesuai kondisi lokasi penelitian. Total biaya yang dibutuhkan untuk pelaksanaan penanganan Rp1.942.087.927,00.
Copyrights © 2026