Data curah hujan berperan penting dalam analisis hidrologi, termasuk perencanaan infrastruktur, mitigasi bencana, dan pengelolaan sumber daya air. Keterbatasan data observasi di DAS Bondoyudo, Kabupaten Lumajang, mendorong pemanfaatan data satelit Global Precipitation Measurement (GPM). Penelitian ini mengevaluasi, mengoreksi, dan memvalidasi data curah hujan GPM terhadap data observasi dari 11 stasiun pada periode 2003–2022. Hasil evaluasi awal menunjukkan nilai RSR sebesar 0,551 dengan kategori baik dan koefisien korelasi (r) sebesar 0,871 dengan kategori sangat baik. Koreksi berdasarkan interval curah hujan menghasilkan koefisien koreksi antara lain 1,3 untuk interval 0–5 mm, 1 untuk 5–20 mm, dan 0,87 untuk 50–100 mm. Hasil validasi menunjukkan peningkatan akurasi dengan nilai RSR sebesar 0,296 dan r sebesar 0,979 . Data GPM yang telah dikoreksi berpotensi digunakan dalam perencanaan bangunan air dan mitigasi bencana di DAS Bondoyudo.
Copyrights © 2026