Kawasan Jalan Maninjau Raya hingga Danau Toba, Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang sering mengalami genangan akibat pertumbuhan penduduk, berkurangnya ruang terbuka hijau, dan keterbatasan kapasitas saluran drainase eksisting. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kemampuan saluran menggunakan simulasi Storm Water Management Model (SWMM) 5.2, merancang perbaikan saluran, serta menentukan alternatif penanganan berbasis konservasi air dengan konsep Low Impact Development (LID). Analisis meliputi uji konsistensi, stasioner, persistensi, trend, outlier, analisis frekuensi Log Pearson III, dan simulasi EPA-SWMM 5.2. Hasil hujan rancangan kala ulang 5 tahun sebesar 114,10 mm. Saluran eksisting (h=1 m; b=0,4 m) berkapasitas 2.707 m³/dt dan mengalami luapan hingga 0,418 m. Perbesaran saluran menjadi h=1 m dan b=0,7 m kapasitas meningkat 4.737 m³/dt, namun masih menyisakan genangan. Penerapan 24 sumur resapan pada tiga daerah tangkapan air menurunkan debit puncak hingga 3.810 m3/dt. Kombinasi perbaikan saluran dan sumur resapan efektif, efisien, serta ekonomis dalam mengurangi genangan.
Copyrights © 2026