Keterbatasan ketersediaan data debit sungai menjadi kendala dalam analisis hidrologi dan pengelolaan sumber daya air. Salah satu pendekatan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah pemodelan alih ragam hujan-debit menggunakan Metode Model Tangki. Penelitian ini bertujuan memperoleh parameter optimum Model Tangki melalui kalibrasi serta mengevaluasi kinerjanya dalam mensimulasikan debit di Sub DAS Sadar, Kabupaten Mojokerto. Curah hujan wilayah dihitung menggunakan metode Polygon Thiessen, sedangkan kalibrasi parameter dilakukan menggunakan Solver pada Microsoft Excel. Kinerja model dievaluasi menggunakan Nash-Sutcliffe Efficiency (NSE), RMSE-Observation Standard Deviation Ratio (RSR), dan koefisien korelasi (r). Hasil evaluasi menunjukkan bahwa model mampu mengikuti pola fluktuasi debit observasi, namun belum optimal dalam merepresentasikan debit ekstrem. Nilai NSE yang diperoleh sebesar 0.237 pada periode kalibrasi dan 0.132 pada periode validasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Model Tangki masih memiliki keterbatasan dalam merepresentasikan respons hidrologi Sub DAS Sadar sehingga diperlukan pengembangan dan optimasi model lebih lanjut untuk meningkatkan akurasi simulasi debit.
Copyrights © 2026