Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar, aktivitas guru, dan aktivitas siswa kelas III SD Barunawati Semarang pada materi pengukuran dan energi melalui penerapan pembelajaran berbasis STEAM. Berdasarkan observasi awal, ditemukan bahwa siswa kurang aktif dalam pembelajaran, pemahaman materi masih rendah, dan ketuntasan belajar belum tercapai secara optimal. Untuk mengatasi masalah tersebut, penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 16 siswa kelas III SD Barunawati Semarang. Teknik pengumpulan data meliputi tes hasil belajar, observasi aktivitas guru dan siswa, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diterapkan pembelajaran berbasis STEAM, rata-rata hasil belajar siswa adalah 68,13 dengan ketuntasan klasikal 56,25%. Setelah penerapan pembelajaran berbasis STEAM pada siklus I, rata-rata nilai meningkat menjadi 74,25 dengan ketuntasan klasikal 75%, dan pada siklus II rata-rata nilai mencapai 84,44 dengan ketuntasan klasikal 93,75%. Aktivitas guru meningkat dari 77,5% pada siklus I menjadi 92,5% pada siklus II, sedangkan aktivitas siswa meningkat dari 75% menjadi 90%. Berdasarkan perhitungan N-Gain, peningkatan hasil belajar berada pada kategori sedang sebesar 58%. Hasil ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis STEAM efektif dalam meningkatkan hasil belajar, aktivitas guru dan siswa, dan kualitas proses pembelajaran.
Copyrights © 2026