Community Service (PKM) aims to provide partners, 11th-grade students of SMA SANDIKTA Bekasi, with knowledge about accounting economics, specifically Cost Volume Profit (CVP) analysis (Management Accounting), before continuing their studies. In addition, the community service program (PKM) also aims to help partners understand how to plan and manage resources to achieve the company's financial goals. CVP is the examination of cost and volume shifts and the resulting impact on profit. To plan operating profit, which is linked to economic growth, CVP requires an analysis of the Break Even Point (BEP) and Margin of Safety (MOS), where BEP means a business neither makes a profit nor incurs a loss. MOS is defined as the difference between the budgeted or actual sales and the sales at the BEP condition. It was decided that this PKM uses descriptive qualitative data because they used primary data obtained directly from the Partners, in the form of interviews with teachers and school principals before determining the discussed topic. The PKM activities were carried out smoothly on Tuesday, February 28, 2026, from 08:00 AM WIB until completion. This PKM produced outputs such as community service journals, HKI certificates, and prototype product reports, all of which were published in SINTA. The results of the PKM must be published in the national ABDIMAS journal. Additional outputs include non-ISBN learning modules with HKI certificates and product reports, all of which were published in SINTA. Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) memiliki tujuan memberi mitra, siswa kelas XI SMA SANDIKTA Bekasi, pengetahuan tentang ekonomi akuntansi, khususnya analisis Cost Volume Profit/ CVP (Akuntansi Manajemen), sebelum melanjutkan kuliah. Selain itu PKM juga bertujuan untuk membantu Mitra memahami cara merencanakan dan mengelola sumber daya untuk mencapai tujuan keuangan perusahaan. CVP adalah pemeriksaan pergeseran biaya dan volume serta akibat yang dihasilkan dari laba. Untuk merencanakan laba usaha, yang dikaitkan dengan pertumbuhan ekonomi, CVP memerlukan analisis Break Even Point (BEP) dan Margin of Safety (MOS), di mana arti BEP adalah ketika suatu bisnis tidak memperoleh keuntungan tetapi juga tidak merugi. MOS didefinisikan sebagai selisih jarak penjualan yang dianggarkan atau sebenarnya dengan penjualan kondisi BEP. Diputuskan bahwa PKM ini menggunakan data kualitatif deskriptif karena mereka menggunakan data primer yang diperoleh langsung dari Mitra, berupa wawancara dengan guru dan kepala sekolah sebelum menentukan topik yang dibahas. Kegiatan PKM dilakukan dengan lancar pada hari Selasa, 28 Februari 2026 pukul 08.00 WIB hingga selesai. PKM ini menghasilkan output seperti jurnal pengabdian masyarakat, sertifikat HKI, dan laporan produk prototipe, yang semuanya dipublikasikan ke SINTA. Hasil PKM harus dipublikasikan dalam jurnal nasional ABDIMAS. Luaran tambahan lainnya adalah modul pembelajaran non-ISBN dengan sertifikat HKI dan laporan produk, yang semuanya dipublikasikan ke SINTA.
Copyrights © 2026