p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Serina Abdimas
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN PENGHITUNGAN HARGA POKOK PENJUALAN DALAM MENETAPKAN HARGA JUAL BARANG DAGANG PADA SISWA-SISWI SMK SANDIKTA Herni Kurniawati; Gracia Agatha Widjaja; Angelina
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 4 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i4.37308

Abstract

ABSTRACT The Community Service Program (PKM) organized by the Team aimed to assist students at SMK Sandikta Bekasi in learning accounting economics, especially in calculating the Cost of Goods Sold to determine the appropriate selling price of products. The Cost of Goods Sold refers to the expenses incurred in producing or obtaining goods and services that are later sold, which plays an important role in calculating company profits. Determining the correct selling price is essential because it must cover production costs, additional markups, and provide reasonable profits for the business. The PKM activities used both primary and secondary data sources. Primary data were obtained directly from SMK Sandikta through interviews with teachers and the principal regarding students’ understanding of accounting economics and product pricing. Meanwhile, secondary data were collected from books, journals, and internet sources that supported the implementation of the PKM program. The PKM activities were conducted through direct visits to educational institutions and interactive sessions with students. The results of this PKM contributed to the author’s participation in a national seminar and the publication of an article in the national journal Pengabdian Masyarakat. Additional outputs included a poster that received an Intellectual Property Rights certificate and a product report published in SINTA-indexed publications successfully. Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang diselenggarakan oleh tim bertujuan membantu siswa SMK Sandikta Bekasi mempelajari ilmu ekonomi akuntansi, khususnya dalam menghitung Harga Pokok Penjualan agar mampu menentukan harga jual produk secara tepat. Harga Pokok Penjualan merupakan biaya yang dikeluarkan untuk memproduksi atau memperoleh barang maupun jasa yang kemudian dijual dan menjadi dasar penting dalam menghitung keuntungan perusahaan. Penetapan harga jual harus mampu menutupi biaya produksi, markup, serta memberikan laba yang wajar bagi pelaku usaha. Data primer dalam kegiatan PKM diperoleh langsung dari SMK Sandikta melalui wawancara bersama guru dan kepala sekolah terkait pemahaman siswa mengenai ekonomi akuntansi dan penentuan harga jual produk. Sementara itu, data sekunder diperoleh dari berbagai sumber seperti buku, jurnal, dan internet yang mendukung pelaksanaan PKM. Kegiatan PKM dilakukan dengan mengunjungi institusi pendidikan dan melaksanakan pembelajaran interaktif bersama siswa. Hasil dari kegiatan PKM ini menghasilkan partisipasi penulis sebagai pemakalah dalam seminar nasional serta artikel yang dipublikasikan pada jurnal nasional Pengabdian Masyarakat. Selain itu, luaran tambahan yang dihasilkan berupa poster dengan sertifikat Hak Kekayaan Intelektual serta laporan produk yang berhasil dipublikasikan pada jurnal terindeks SINTA secara nasional. Melalui kegiatan ini, siswa memperoleh pemahaman lebih baik mengenai perhitungan biaya produksi, strategi penetapan harga, dan pentingnya pengelolaan keuangan usaha Program PKM juga diharapkan mampu meningkatkan keterampilan praktis siswa sehingga dapat diterapkan dalam kegiatan kewirausahaan maupun dunia kerja di masa mendatang.
PENYUSUNAN LAPORAN TITIK IMPAS (BEP) PADA CORNER STREET NOODLE RESTO Rini Tri Hastuti; Angel Tangkilisan; Angelina; Kimberly Jesslyn Kaslim
Jurnal Serina Abdimas Vol 4 No 2 (2026): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v4i2.37702

Abstract

Every business activity or business ideally has a plan so that the business income (revenue) is able to cover the business expenses (expenses) so that it makes a profit (profit). Business profits can be estimated if you know or calculate the break even value of the business. The benefits of BEP are very important for business actors because they can help determine the break-even point between total production costs and the amount of income, analogously BEP can help companies know when they can return their capital. The partner for this PKM activity is a culinary business. The problem found during the observation was that the partner had not calculated BEP, so far they had only made sales reports and profit and loss reports routinely. This PKM helps partners overcome this problem. The method of implementing PKM is by providing assistance, training and simulation of calculating the partner's BEP business. The results of the PKM implementation show that partners understand the concept of calculating BEP both in terms of theoretical understanding and technical calculations. The results of this training and simulation are expected to enable partners to make plans and profit targets in the next period. The output targets to be achieved from this training activity are: Mandatory outputs in the form of publications in the Serina, HKI, Modul journals. Setiap kegiatan usaha atau bisnis idealnya memiliki perencanaan yang baik agar pendapatan (revenue) mampu menutupi beban usaha (expense) sehingga memperoleh keuntungan (profit). Keuntungan usaha dapat diestimasi dengan mengetahui nilai Break Even Point (BEP). Manfaat BEP sangat penting bagi pelaku usaha karena membantu mengetahui titik impas antara total biaya produksi dan jumlah pendapatan yang diperoleh. Dengan mengetahui BEP, perusahaan dapat memahami kapan usaha mencapai kondisi balik modal serta menentukan target penjualan dan laba pada periode berikutnya. Mitra dalam kegiatan PKM ini merupakan sebuah usaha kuliner. Berdasarkan hasil observasi, ditemukan bahwa mitra belum pernah melakukan perhitungan BEP. Selama ini mitra hanya membuat laporan penjualan dan laporan laba rugi secara rutin tanpa melakukan analisis titik impas usaha. Oleh karena itu, kegiatan PKM dilakukan untuk membantu mitra mengatasi permasalahan tersebut melalui pendampingan, pelatihan, dan simulasi penghitungan BEP. Hasil pelaksanaan PKM menunjukkan bahwa mitra memahami konsep perhitungan BEP, baik secara teori maupun teknis penghitungan. Melalui pelatihan dan simulasi ini, diharapkan mitra mampu membuat perencanaan usaha serta menentukan target laba pada periode selanjutnya. Target luaran kegiatan ini meliputi publikasi pada jurnal Serina, HKI, dan penyusunan modul pelatihan bagi mitra usaha. Pelatihan ini juga memberikan wawasan kepada mitra mengenai pentingnya pengendalian biaya, penetapan harga jual, serta penyusunan strategi usaha yang lebih terarah dan berkelanjutan di masa depan.