Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas kebijakan BPJS Kesehatan di Kabupaten Tulungagung dalam pemenuhan hak peserta atas layanan kesehatan yang cepat dan nondiskriminatif. Analisis dilakukan menggunakan enam indikator evaluasi kebijakan menurut William N. Dunn. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan peserta BPJS, tenaga kesehatan, dan petugas administrasi, serta studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan BPJS Kesehatan belum optimal akibat antrean panjang, kendala sistem rujukan daring, keterbatasan akses layanan digital, serta persepsi ketidakadilan pelayanan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sistem pelayanan, peningkatan kapasitas fasilitas kesehatan, dan penyesuaian kebijakan yang sesuai dengan konteks lokal.
Copyrights © 2026