Current Ratio (CR) dan Debt to Equity Ratio (DER) merupakan indikator likuiditas dan struktur modal yang diduga memengaruhi harga saham perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Current Ratio (CR) dan Debt to Equity Ratio (DER) terhadap harga saham perusahaan sektor industri yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan dan harga saham selama periode pengamatan. Analisis dilakukan menggunakan regresi data panel dengan pemilihan model melalui Uji Chow, Uji Hausman, dan Uji Lagrange Multiplier (LM) yang menghasilkan Random Effect Model (REM) sebagai model estimasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CR berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap harga saham dengan p-value robust sebesar 0,07153. DER juga berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap harga saham dengan koefisien sebesar Rp1.938,65 dan p-value robust sebesar 0,29090. Secara simultan, CR dan DER berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Nilai R-squared sebesar 23,97% menunjukkan bahwa CR dan DER mampu menjelaskan variasi harga saham sebesar 23,97%, sedangkan 76,03% dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian. Dengan demikian, perubahan harga saham tidak hanya berkaitan dengan kondisi likuiditas dan struktur modal, tetapi juga dengan berbagai faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Copyrights © 2026