Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Loan to Deposit Ratio (LDR), Non Performing Loan (NPL) dan Biaya Operasional Terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) Terhadap Harga Saham Bank BUMN yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2021-2025 Dea Saskia Amanda; A Rozi; Adria Wuri Lastari
Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation Vol. 3 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/hemat.v3i2.9084

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Loan to Deposit Ratio (LDR), Non Performing Loan (NPL), dan Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) terhadap harga saham Bank BUMN yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi data panel. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa data laporan keuangan dan harga saham triwulanan dari empat Bank BUMN, yaitu Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia, Bank Negara Indonesia, dan Bank Tabungan Negara, dengan jumlah observasi sebanyak 80 data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial LDR tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham dengan nilai probabilitas sebesar 0,5730, NPL tidak berpengaruh signifikan dengan nilai probabilitas sebesar 0,7955, dan BOPO tidak berpengaruh signifikan dengan nilai probabilitas sebesar 0,4201. Secara simultan, LDR, NPL, dan BOPO juga tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham dengan nilai Prob(F-statistic) sebesar 0,557763. Nilai R-squared sebesar 0,026712 menunjukkan bahwa LDR, NPL, dan BOPO mampu menjelaskan variasi harga saham sebesar 2,67%, sedangkan 97,33% lainnya dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian. Berdasarkan hasil Uji Chow dan Uji Lagrange Multiplier, model estimasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Common Effect Model (CEM).
Pengaruh Return on Assets (ROA) dan Return on Equity (ROE) Terhadap Pertumbuhan Laba Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di BEI 2021-2025 Dwi Putri; Evrina; A Rozi
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol. 3 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v3i2.9260

Abstract

Return on Assets (ROA) dan Return on Equity (ROE) merupakan indikator profitabilitas yang diduga memengaruhi pertumbuhan laba bersih pada perusahaan perbankan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ROA dan ROE terhadap pertumbuhan laba bersih pada emiten perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang terdiri atas 47 observasi selama periode penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan pemilihan model melalui Uji Chow, Uji Hausman, dan Uji Lagrange Multiplier yang menghasilkan Random Effect Model (REM) sebagai model estimasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ROA berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan laba bersih dengan koefisien regresi sebesar 0,7507 dan p-value sebesar 0,00076, sedangkan ROE berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien regresi sebesar 1,7272 dan p-value < 0,05. Secara simultan, ROA dan ROE berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba bersih. Nilai R-Squared sebesar 0,90599 atau 90,60% menunjukkan bahwa ROA, ROE, dan efek individual dalam model mampu menjelaskan 90,60% variasi pertumbuhan laba bersih, sedangkan 9,40% dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian.
Pengaruh Current Ratio (CR) dan Debt To Equity Ratio (DER) Terhadap Harga Saham pada Perusahaan Manufaktur Sub-Sektor Barang Konsumsi di Bursa Efek Indonesia Tahun 2021-2025 Martin Emvis; Adria Wuri Lestari; A Rozi
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol. 3 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v3i2.9261

Abstract

Current Ratio (CR) dan Debt to Equity Ratio (DER) merupakan indikator likuiditas dan struktur modal yang diduga memengaruhi harga saham perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Current Ratio (CR) dan Debt to Equity Ratio (DER) terhadap harga saham perusahaan sektor industri yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan dan harga saham selama periode pengamatan. Analisis dilakukan menggunakan regresi data panel dengan pemilihan model melalui Uji Chow, Uji Hausman, dan Uji Lagrange Multiplier (LM) yang menghasilkan Random Effect Model (REM) sebagai model estimasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CR berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap harga saham dengan p-value robust sebesar 0,07153. DER juga berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap harga saham dengan koefisien sebesar Rp1.938,65 dan p-value robust sebesar 0,29090. Secara simultan, CR dan DER berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Nilai R-squared sebesar 23,97% menunjukkan bahwa CR dan DER mampu menjelaskan variasi harga saham sebesar 23,97%, sedangkan 76,03% dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian. Dengan demikian, perubahan harga saham tidak hanya berkaitan dengan kondisi likuiditas dan struktur modal, tetapi juga dengan berbagai faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.